Siswa Kelas 5 SD Ini Sukses Raih Perak di Lomba Matematika Internasional Singapura

Selasa, 23 September 2025 - 07:00 WIB
“Kompetisi IMC bukan yang pertama. Aku pernah ikut World Mathematics and Science Competition (WMSC) dapat merit award, International Kangaroo Mathematics Contest (IKMC) dapat silver dan gold medal, Kompetisi Matematika Nalaria Realistik (KMNR) aku jadi Finalis, International Mathematics and Science Olympiad (IMSO) sampai semifinal, dan International Talent Mathematics Contest (ITMC),” ceritanya.

Tertarik Matematika Sejak TK



Ibunda Atharizi, Breyliana atau Ire mengungkapkan bahwa ketertarikan Atharizi terhadap Matematika telah terbangun sejak TK. Ia mulai belajar Matematika dengan cara bermain, sehingga lebih cepat memahami angka dan konsep Matematika.

“Ketertarikan Atharizi di Matematika terlihat mulai dari TK. Saat itu ia belajar dengan metode permainan dan sangat cepat mengenal angka dan cepat memahami konsep penjumlahan dan pengurangan. Lalu, ia tertarik melihat video dengan yang berkaitan dengan permainan atau simulasi matematika sesuai usianya.” ucapnya.

Ia juga menambahkan bahwa di Cikal Surabaya program yang ia sukai dalam belajar adalah Matematika.

“Saat ini di sekolah yang menjadi pelajaran favoritnya Atharizi adalah matematika karena ia merasa dengan mengerjakan soal Matematika dia bisa menggunakan logika berpikirnya secara maksimal.” tambahnya.
(nnz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!