Program Revitalisasi Sekolah di SLB Trituna Subang Ubah Kelas Kumuh Jadi Nyaman
Senin, 13 Oktober 2025 - 16:10 WIB
Selain rehabilitasi ruang, program revitalisasi juga memperhatikan aksesibilitas siswa berkebutuhan khusus. “Kalau untuk revitalisasi ini, khususnya untuk SLB, itu pasti ada guiding block dan running block. Karena itu salah satu tanda bahwa sekolah tersebut adalah SLB. Jadi, aksesibilitas untuk anak berkebutuhan khusus itu harus ada,” ujar Lela.
Untuk pemanfaatan ruang baru, Lela menjelaskan bahwa desainnya fleksibel.
“Ruangan itu bisa dipakai untuk anak tuna rungu, tuna netra, tuna grahita, ataupun anak tuna daksa. Nanti penyesuaiannya menyusul," jelasnya.
Sementara Direktur Pendidikan Khusus dan Layanan Khusus Ditjen Pendidikan Vokasi, Pendidikan Khusus, dan Pendidikan Layanan Khusus Kemendikdasmen Saryadi menambahkan, manfaat revitalisasi sangat terasa dalam aktivitas belajar mengajar.
“Ibu-ibu tadi lihat pembelajaran siswa, mereka sangat termotivasi dengan ruangan yang menunjang yang fasilitasnya sangat nyaman untuk dijadikan tempat pembelajaran. Begitu juga guru. Jadi, siswa dengan guru itu motivasinya sangat meningkat,” jelasnya.
Untuk pemanfaatan ruang baru, Lela menjelaskan bahwa desainnya fleksibel.
“Ruangan itu bisa dipakai untuk anak tuna rungu, tuna netra, tuna grahita, ataupun anak tuna daksa. Nanti penyesuaiannya menyusul," jelasnya.
Sementara Direktur Pendidikan Khusus dan Layanan Khusus Ditjen Pendidikan Vokasi, Pendidikan Khusus, dan Pendidikan Layanan Khusus Kemendikdasmen Saryadi menambahkan, manfaat revitalisasi sangat terasa dalam aktivitas belajar mengajar.
“Ibu-ibu tadi lihat pembelajaran siswa, mereka sangat termotivasi dengan ruangan yang menunjang yang fasilitasnya sangat nyaman untuk dijadikan tempat pembelajaran. Begitu juga guru. Jadi, siswa dengan guru itu motivasinya sangat meningkat,” jelasnya.
(nnz)
Lihat Juga :