Mahasiswa Baru MNC University Antusias Ikuti Kuliah Umum Angela Tanoesoedibjo

Senin, 13 Oktober 2025 - 17:38 WIB
“Jadi apa yang harus kita miliki? Ability untuk bisa critical thinking, membaca data itu dengan konteks, itu penting sekali. Untuk kita bisa punya konteks, tentu kita harus punya wawasan,” kata dia.

Soft skill berikutnya adalah communicate with clarity atau berkomunikasi dengan jelas. Ia menerangkan, soft skill komunikasi ini banyak yang belum menyadari.

Ia menjelaskan, berkomunikasi itu tidak hanya sekedar berbicara, tidak cuma sekedar mengeluarkan kata-kata. Tetapi, harus mengetahui apa yang ingin disampaikan dan cara menyampaikannya.

“Jadi know your audience is very important. Know the context apa yang ingin kalian sampaikan dan speak with clarity. Apa sih yang ingin kalian share? Ini semua bisa dipelajari. Tidak ada yang tidak mungkin,” ujar dia.

Yang keempat adalah collaborate across differences.

“Ini kenapa penting? Karena hari ini adik-adik sekalian, terutama Indonesia, kita hidup di negara yang multikultural. Berbeda-beda tetapi tetap satu. Poin terpenting adalah bagaimana kita menggunakan perbedaan ini sebagai suatu kekuatan,” jelas dia.

Soft skill yang terakhir adalah Lead with Purpose. Soft skill ini, menurutnya, paling penting untuk generasi muda. Ia menjelaskan, dalam perjalanan ke depannya pasti akan ada tantangan yang dihadapi.

“Saya ingin adik-adik mengingat kembali, why? Why are we doing this? Why are you here? Ingat itu. Karena when you know your purpose, itu akan menjadi kompas dalam kehidupan kalian,” tuturnya.

“Jadi istilahnya, kalian naik gunung, nyasar, buka itu kompasnya lagi. Dia akan menunjukkan jalannya kembali. Agar adik-adik bisa sampai pada tujuan. Ya mungkin adalah belok-beloknya dikit. Tapi keluar kompas, kembali lagi ke tujuan. Belok lagi terjerumus, buka kompasnya. Ingat, why are we here today?,” pungkasnya.
(nnz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!