SEAMEO CECCEP Tegaskan Penguatan Pengasuhan Holistik Integratif di Forum Regional 2025

Sabtu, 18 Oktober 2025 - 18:39 WIB
Inge menambahkan, hanya sepertiga anak di Indonesia yang mengikuti layanan PAUD, sebuah kondisi yang menunjukkan masih adanya kesenjangan baik dalam akses maupun kesadaran masyarakat akan pentingnya masa awal kehidupan. Karenanya, diperlukan perubahan cara pandang bersama bahwa pengembangan anak usia dini merupakan investasi paling strategis dan berdampak tinggi bagi pembangunan manusia.

“Kita semua adalah penulis kisah atau storyteller bagi generasi berikutnya. Ketika kita bersama-sama memperkuat awal kehidupan anak, melalui pengasuhan yang berdaya dan layanan PAUD yang berkualitas, kita sedang menulis ulang masa depan bangsa ini,” tutup Inge.

Forum juga menghadirkan sejumlah pembicara kunci lain, di antaranya Hasina Banu Ebrahim, UNESCO Co-Chair for Early Childhood Education, Harris Iskandar, Widyaprada Ahli Utama, Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah RI, beserta para pakar, akademisi, dan praktisi dari lembaga internasional dan nasional di bidang pendidikan anak usia dini serta pengasuhan.

SEAMEO CECCEP berharap, melalui forum ini dapat disusun ringkasan kebijakan (policy brief) yang komprehensif berisi rekomendasi dan strategi penguatan pengasuhan dalam kerangka PAUD HI. Dokumen ini diharapkan menjadi acuan bagi negara-negara di kawasan untuk memperkuat kolaborasi, memperluas implementasi, serta memastikan setiap anak di Asia Tenggara memperoleh haknya atas pendidikan, kesehatan, perlindungan, dan pengasuhan yang berkualitas sejak usia dini.
(nnz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!