RS Ngoerah Keluarkan Mahasiswa Unud Pembully Kematian Timothy dari Program Koas
Selasa, 21 Oktober 2025 - 17:02 WIB
“Terkait adanya peserta didik (co-ass) yang diduga terlibat dalam komentar tidak pantas di media sosial, sehingga menimbulkan citra buruk terhadap RS Ngoerah dan Universitas Udayana, RS Ngoerah mengambil tindakan tegas untuk mengembalikan peserta didik tersebut ke Universitas Udayana untuk dilakukan pendalaman dan investigasi,” tulis pihak rumah sakit dalam unggahan resminya.
Baca juga: Kasus Kematian Timothy Anugerah, Mendikti Saintek: Tim Investigasi Sudah Dibentuk
RS Ngoerah menambahkan bahwa jika terbukti melakukan pelanggaran etika atau tindakan perundungan, para mahasiswa tersebut akan dijatuhi sanksi sesuai ketentuan yang berlaku. Pihak rumah sakit juga menegaskan bahwa para mahasiswa koas bukan merupakan karyawan RS Ngoerah, sehingga tidak dapat disebut mewakili institusi rumah sakit tersebut.
“RS Ngoerah berkomitmen menciptakan lingkungan belajar dan kerja yang aman, beretika, dan saling menghargai. Kami mengajak semua pihak untuk menggunakan media sosial secara bijak serta menjaga nama baik institusi dan profesi kesehatan,” tulis pernyataan resmi itu.
Kasus meninggalnya Timothy Anugerah, mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Udayana (Unud), menjadi perhatian publik setelah tragedi itu diiringi dengan munculnya komentar bernada ejekan dan candaan di media sosial.
Baca juga: Kasus Kematian Timothy Anugerah, Mendikti Saintek: Tim Investigasi Sudah Dibentuk
RS Ngoerah menambahkan bahwa jika terbukti melakukan pelanggaran etika atau tindakan perundungan, para mahasiswa tersebut akan dijatuhi sanksi sesuai ketentuan yang berlaku. Pihak rumah sakit juga menegaskan bahwa para mahasiswa koas bukan merupakan karyawan RS Ngoerah, sehingga tidak dapat disebut mewakili institusi rumah sakit tersebut.
“RS Ngoerah berkomitmen menciptakan lingkungan belajar dan kerja yang aman, beretika, dan saling menghargai. Kami mengajak semua pihak untuk menggunakan media sosial secara bijak serta menjaga nama baik institusi dan profesi kesehatan,” tulis pernyataan resmi itu.
Kasus meninggalnya Timothy Anugerah, mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Udayana (Unud), menjadi perhatian publik setelah tragedi itu diiringi dengan munculnya komentar bernada ejekan dan candaan di media sosial.
Lihat Juga :