Sekolah Yehonala Peringati Hari Anti Bullying Sedunia 2026 dengan Edukasi dan Komitmen Bersama
Rabu, 06 Mei 2026 - 10:44 WIB
loading...
Dalam rangka memperingati Hari Anti Bullying Sedunia, Sekolah Yehonala menyelenggarakan rangkaian kegiatan edukatif. Foto/Istimewa.
A
A
A
JAKARTA - Dalam rangka memperingati Hari Anti Bullying Sedunia, Sekolah Yehonala menyelenggarakan rangkaian kegiatan edukatif yang melibatkan siswa, orang tua, serta berbagai instansi terkait sebagai bentuk komitmen nyata dalam menciptakan lingkungan pendidikan yang aman, nyaman, dan bebas dari perundungan.
Kegiatan ini dilaksanakan secara menyeluruh mulai dari jenjang SD hingga SMA/SMK dengan menghadirkan narasumber dari berbagai pihak yang kompeten di bidangnya. Hal ini sejalan dengan komitmen sekolah untuk tidak mentolerir segala bentuk bullying serta memastikan setiap penanganan dilakukan secara tepat, objektif, dan bertanggung jawab.
Baca juga: Atasi Bullying dan Krisis Akhlak, Kemenag Rilis Belajar Mandiri Kurikulum Berbasis Cinta
Rangkaian kegiatan diawali dengan penyuluhan untuk siswa SD yang dibawakan oleh Satbinmas Polresta Barelang pada pukul 08.30–09.30 WIB di lapangan sekolah. Dalam sesi ini, siswa diajak memahami pentingnya saling menghargai melalui pendekatan yang interaktif.
Kegiatan ditutup dengan simbolisasi cap jempol pada banner berbentuk pohon sebagai representasi bahwa setiap kebaikan yang dilakukan akan tumbuh dan berdampak positif bagi lingkungan sekitar.
Kegiatan ini dilaksanakan secara menyeluruh mulai dari jenjang SD hingga SMA/SMK dengan menghadirkan narasumber dari berbagai pihak yang kompeten di bidangnya. Hal ini sejalan dengan komitmen sekolah untuk tidak mentolerir segala bentuk bullying serta memastikan setiap penanganan dilakukan secara tepat, objektif, dan bertanggung jawab.
Baca juga: Atasi Bullying dan Krisis Akhlak, Kemenag Rilis Belajar Mandiri Kurikulum Berbasis Cinta
Rangkaian kegiatan diawali dengan penyuluhan untuk siswa SD yang dibawakan oleh Satbinmas Polresta Barelang pada pukul 08.30–09.30 WIB di lapangan sekolah. Dalam sesi ini, siswa diajak memahami pentingnya saling menghargai melalui pendekatan yang interaktif.
Kegiatan ditutup dengan simbolisasi cap jempol pada banner berbentuk pohon sebagai representasi bahwa setiap kebaikan yang dilakukan akan tumbuh dan berdampak positif bagi lingkungan sekitar.
Lihat Juga :