Didukung Dana Rp3 triliun, Program Riset Prioritas 2026 Diluncurkan

Rabu, 22 Oktober 2025 - 06:30 WIB
Sebagai bentuk dukungan konkret, pemerintah menyiapkan alokasi pendanaan lebih dari Rp3 triliun yang bersumber dari APBN guna mendukung pelaksanaan riset strategis di seluruh Indonesia. Dukungan ini diarahkan untuk memperkuat delapan sektor industri strategis nasional, meliputi keamanan, kesehatan, energi, maritim, pertahanan, manufaktur, keadilan sosial, dan digitalisasi industri.

Baca juga: Kemendiktisaintek-LPDP Luncurkan Bestari Saintek, Perkuat Ekosistem Inovasi Nasional

Melalui pendekatan berbasis masalah (problem-based) dan berbasis akademik (academic-based), setiap penelitian diharapkan mampu menjawab kebutuhan nyata masyarakat, pemerintah daerah, serta sektor industri.

Sebagai tindak lanjut dari komitmen tersebut, Program Riset Prioritas 2026 difokuskan pada tiga pilar utama, yang mencakup Bina Talenta, Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, serta Hilirisasi Riset. Ketiga pilar ini dirancang untuk membangun ekosistem riset yang terpadu, mulai dari penguatan kapasitas sumber daya manusia peneliti, pengembangan kualitas dan relevansi penelitian serta pengabdian masyarakat, hingga pemanfaatan hasil riset melalui hilirisasi dan inovasi berbasis kebutuhan nasional.

Selain memperkuat arah tematik riset, peluncuran program ini juga menjadi momentum peningkatan kapasitas sumber daya manusia peneliti di perguruan tinggi.

Kemendiktisaintek mendorong keterlibatan mahasiswa pascasarjana dalam kegiatan penelitian untuk menumbuhkan budaya riset sejak dini dan memastikan keberlanjutan generasi peneliti unggul di masa depan.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!