Revan, Penerima KIP Kuliah di Unesa yang Ingin Membahagiakan Kakek dan Neneknya
Jum'at, 24 Oktober 2025 - 06:30 WIB
Mahasiswa Unesa Revan Aditya Ramadhan menerima KIP Kuliah secara simbolik di rumahnya yang sederhana di Dusun Pendem, Desa Plaosan, Kecamatan Wonoayu, Kabupaten Sidoarjo. Foto/Diktisaintek.
JAKARTA - “Saya ingin membahagiakan kakek dan nenek,” tutur Revan Aditya Ramadhan dengan suara bergetar dan mata berkaca-kaca. Mahasiswa baru Universitas Negeri Surabaya ( Unesa ) itu baru saja menerima Kartu Indonesia Pintar Kuliah ( KIP Kuliah ) secara simbolik di rumahnya yang sederhana di Dusun Pendem, Desa Plaosan, Kecamatan Wonoayu, Kabupaten Sidoarjo.
Penyerahan dilakukan langsung oleh Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi, Khairul Munadi, didampingi Wakil Rektor I Unesa serta jajaran Kemdiktisaintek, pada Kamis (23/10/2025). Kunjungan tersebut menjadi bukti nyata komitmen pemerintah dalam memastikan program KIP Kuliah tepat sasaran dan memberikan dampak nyata bagi mahasiswa penerima.
Baca juga: Cerita Afdal Lulus UNY Jalur UTBK dan Raih KIP Kuliah: Ini Tiket Menuju Masa Depan
Revan adalah mahasiswa baru Program Studi S1 Teknik Sipil, Fakultas Teknik Unesa, yang berhasil lolos melalui jalur SNBP 2025. Di balik ketenangannya, tersimpan kisah perjuangan seorang anak muda yang tumbuh dalam keterbatasan ekonomi namun tak pernah kehilangan semangat untuk maju. Sejak sang ayah meninggal pada 2022, Revan tinggal bersama kakek dan neneknya yang bekerja sebagai buruh tani. Ibunya bekerja sebagai karyawan kontrak di pabrik pangan dengan penghasilan terbatas.
Penyerahan dilakukan langsung oleh Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi, Khairul Munadi, didampingi Wakil Rektor I Unesa serta jajaran Kemdiktisaintek, pada Kamis (23/10/2025). Kunjungan tersebut menjadi bukti nyata komitmen pemerintah dalam memastikan program KIP Kuliah tepat sasaran dan memberikan dampak nyata bagi mahasiswa penerima.
Baca juga: Cerita Afdal Lulus UNY Jalur UTBK dan Raih KIP Kuliah: Ini Tiket Menuju Masa Depan
Revan adalah mahasiswa baru Program Studi S1 Teknik Sipil, Fakultas Teknik Unesa, yang berhasil lolos melalui jalur SNBP 2025. Di balik ketenangannya, tersimpan kisah perjuangan seorang anak muda yang tumbuh dalam keterbatasan ekonomi namun tak pernah kehilangan semangat untuk maju. Sejak sang ayah meninggal pada 2022, Revan tinggal bersama kakek dan neneknya yang bekerja sebagai buruh tani. Ibunya bekerja sebagai karyawan kontrak di pabrik pangan dengan penghasilan terbatas.
Lihat Juga :