Labschool Ciracas Perkuat Pendidikan Karakter Lewat Trip Observasi di Desa Cibuntu
Senin, 27 Oktober 2025 - 09:59 WIB
Baca juga: Pernah Dipandang Sebelah Mata, Kini Rizky Jadi Doktor Termuda UGM di Usia 25 Tahun
Sejalan dengan motto Labschool: Iman, Ilmu, dan Amal, Trip Observasi bertujuan membentuk karakter peserta didik melalui pengalaman belajar langsung di tengah masyarakat. Selama lima hari pelaksanaan, para siswa tinggal bersama keluarga asuh warga Desa Cibuntu untuk berinteraksi, belajar, serta berpartisipasi dalam aktivitas masyarakat, seperti berkebun, bertani, dan membantu kegiatan sehari-hari warga.
Kegiatan Trip Observasi di Desa Cibuntu menghadirkan pengalaman belajar bermakna bagi siswa. Seluruh peserta berusaha menghadirkan pembelajaran langsung di tengah kehidupan masyarakat desa. Rangkaian kegiatan yang dijalani antara lain: Lintas Budaya dengan mengenal tradisi, bahasa, dan kearifan lokal, Pentas Seni dengan menampilkan kreativitas serta mengapresiasi karya seni, Penelitian Ilmiah dengan melakukan riset lapangan sederhana, Penjelajahan Alam dengan melatih kemandirian dan keberanian eksplorasi, Pengenalan Kehidupan Desa dengan berinteraksi langsung dan membantu kegiatan masyarakat, Bakti Sosial denga. mencakup layanan kesehatan, pendidikan, dan bazar murah bagi warga.
“Lewat kegiatan Peduli Kehidupan Desa, kami ikut membantu aktivitas warga seperti bertani, berkebun, berternak hingga menangkap ikan. Selain itu, kami juga ikut berbagai kegiatan lain seperti membuat proposal penelitian, Mengajar Anak SD, dan beragam pertunjukan pentas seni, memasak dan melakukan aktivitas Penjelajahan Alam sejauh 6 KM. Rasanya seru sekali bisa belajar langsung dari kehidupan masyarakat Desa Cibuntu,” ujar Muhamad Thareq Syah Saleh dan Kirana Thalita Nabila, dua siswa yang terpilih sebagai peserta terbaik Trip Observasi Labschool Ciracas 2025.
Kegiatan Trip Observasi di Desa Cibuntu mendapat apresiasi positif dari Camat Wanayasa, Heru Agus Riyanto. “Atas nama pemerintah daerah Wanayasa, kami mengucapkan terima kasih atas kepercayaan Labschool Ciracas melaksanakan program unggulannya di wilayah Cibuntu, wilayah hijau, sumber air, dan oksigen bagi Purwakarta. Harapan kami, peserta mendapatkan manfaat dari kegiatan ini, karena membangun Indonesia dimulai dari membangun desanya,” tutur Heru.
Apel pembukaan kegiatan dibuka langsung oleh Prof. Totok Bintoro, Kepala BPS Labschool UNJ. Dalam sambutannya, ia berpesan, “Anak-anakku, hormati budaya dan tradisi baik di Desa Cibuntu ini. Ikuti aturan guru dan pembimbing. Ini pengalaman berharga yang kelak akan menjadi bekal kalian dalam kehidupan nanti, untuk menggantikan dan mengelola republik ini agar menjadi negara maju, berdaulat, dan hebat.”
Pada kesempatan yang sama, Kepala Sekolah SMA Labschool Ciracas, Risang Danardana, yang menyerahkan secara simbolis 118 siswa kepada orang tua asuh Desa Cibuntu yang diterima langsung oleh Kepala Desa Ikhwanudin.
Sejalan dengan motto Labschool: Iman, Ilmu, dan Amal, Trip Observasi bertujuan membentuk karakter peserta didik melalui pengalaman belajar langsung di tengah masyarakat. Selama lima hari pelaksanaan, para siswa tinggal bersama keluarga asuh warga Desa Cibuntu untuk berinteraksi, belajar, serta berpartisipasi dalam aktivitas masyarakat, seperti berkebun, bertani, dan membantu kegiatan sehari-hari warga.
Kegiatan Trip Observasi di Desa Cibuntu menghadirkan pengalaman belajar bermakna bagi siswa. Seluruh peserta berusaha menghadirkan pembelajaran langsung di tengah kehidupan masyarakat desa. Rangkaian kegiatan yang dijalani antara lain: Lintas Budaya dengan mengenal tradisi, bahasa, dan kearifan lokal, Pentas Seni dengan menampilkan kreativitas serta mengapresiasi karya seni, Penelitian Ilmiah dengan melakukan riset lapangan sederhana, Penjelajahan Alam dengan melatih kemandirian dan keberanian eksplorasi, Pengenalan Kehidupan Desa dengan berinteraksi langsung dan membantu kegiatan masyarakat, Bakti Sosial denga. mencakup layanan kesehatan, pendidikan, dan bazar murah bagi warga.
“Lewat kegiatan Peduli Kehidupan Desa, kami ikut membantu aktivitas warga seperti bertani, berkebun, berternak hingga menangkap ikan. Selain itu, kami juga ikut berbagai kegiatan lain seperti membuat proposal penelitian, Mengajar Anak SD, dan beragam pertunjukan pentas seni, memasak dan melakukan aktivitas Penjelajahan Alam sejauh 6 KM. Rasanya seru sekali bisa belajar langsung dari kehidupan masyarakat Desa Cibuntu,” ujar Muhamad Thareq Syah Saleh dan Kirana Thalita Nabila, dua siswa yang terpilih sebagai peserta terbaik Trip Observasi Labschool Ciracas 2025.
Kegiatan Trip Observasi di Desa Cibuntu mendapat apresiasi positif dari Camat Wanayasa, Heru Agus Riyanto. “Atas nama pemerintah daerah Wanayasa, kami mengucapkan terima kasih atas kepercayaan Labschool Ciracas melaksanakan program unggulannya di wilayah Cibuntu, wilayah hijau, sumber air, dan oksigen bagi Purwakarta. Harapan kami, peserta mendapatkan manfaat dari kegiatan ini, karena membangun Indonesia dimulai dari membangun desanya,” tutur Heru.
Apel pembukaan kegiatan dibuka langsung oleh Prof. Totok Bintoro, Kepala BPS Labschool UNJ. Dalam sambutannya, ia berpesan, “Anak-anakku, hormati budaya dan tradisi baik di Desa Cibuntu ini. Ikuti aturan guru dan pembimbing. Ini pengalaman berharga yang kelak akan menjadi bekal kalian dalam kehidupan nanti, untuk menggantikan dan mengelola republik ini agar menjadi negara maju, berdaulat, dan hebat.”
Pada kesempatan yang sama, Kepala Sekolah SMA Labschool Ciracas, Risang Danardana, yang menyerahkan secara simbolis 118 siswa kepada orang tua asuh Desa Cibuntu yang diterima langsung oleh Kepala Desa Ikhwanudin.
Lihat Juga :