KMHE 2025 UNEJ, ITERA dan USK Buktikan Daya Tahan di Trek Tegalboto
Senin, 27 Oktober 2025 - 10:50 WIB
Baca juga: UNEJ Tuan Rumah Kontes Mobil Hemat Energi 2025, 44 Kampus Siap Berlomba
Pandangan yang kontras mengenai karakter sirkuit justru datang dari Tim Kukang Evitera, ITERA (Institut Teknologi Sumatera), meskipun mereka hanya punya modal persiapan 1,5 hingga 2 bulan saja. Fadil Muhammad, Divisi Elektrikal, mengungkapkan bahwa sirkuit UNEJ terasa jauh lebih bersahabat dari yang mereka bayangkan.
"Kalau dari sirkuitnya sendiri, alhamdulillah jalanannya mulus, kata driver juga ya baguslah dibandingkan yang punya kami. Di sana, tempat asal kami berlatih tikungannya lebih tajam dibandingkan di sirkuit UNEJ," kata Fadil.
Ia juga memuji aspek non-teknis tuan rumah. "Yang pasti KMHE di Jember ini lebih dingin daripada KMHE sebelumnya di Ancol," tambahnya, menyoroti lingkungan Jember yang mendukung. Kontrasnya pengalaman ini membuktikan bahwa sirkuit UNEJ, meskipun non-permanen, menawarkan standar yang berbeda-beda tergantung medan latihan asal tim.
Perjuangan tim-tim ini menunjukkan bahwa KMHE di UNEJ menjadi ujian yang beraneka ragam, tantangan desain yang harus diubah di tengah tekanan waktu, sekaligus menjadi arena yang menguji ketangguhan logistik dan adaptasi cuaca.
Pandangan yang kontras mengenai karakter sirkuit justru datang dari Tim Kukang Evitera, ITERA (Institut Teknologi Sumatera), meskipun mereka hanya punya modal persiapan 1,5 hingga 2 bulan saja. Fadil Muhammad, Divisi Elektrikal, mengungkapkan bahwa sirkuit UNEJ terasa jauh lebih bersahabat dari yang mereka bayangkan.
"Kalau dari sirkuitnya sendiri, alhamdulillah jalanannya mulus, kata driver juga ya baguslah dibandingkan yang punya kami. Di sana, tempat asal kami berlatih tikungannya lebih tajam dibandingkan di sirkuit UNEJ," kata Fadil.
Ia juga memuji aspek non-teknis tuan rumah. "Yang pasti KMHE di Jember ini lebih dingin daripada KMHE sebelumnya di Ancol," tambahnya, menyoroti lingkungan Jember yang mendukung. Kontrasnya pengalaman ini membuktikan bahwa sirkuit UNEJ, meskipun non-permanen, menawarkan standar yang berbeda-beda tergantung medan latihan asal tim.
Perjuangan tim-tim ini menunjukkan bahwa KMHE di UNEJ menjadi ujian yang beraneka ragam, tantangan desain yang harus diubah di tengah tekanan waktu, sekaligus menjadi arena yang menguji ketangguhan logistik dan adaptasi cuaca.
(nnz)
Lihat Juga :