Peserta TKA 2025 Lebih dari 3,5 Juta, Wamendikdasmen: Jalani dengan Jujur dan Gembira
Selasa, 04 November 2025 - 07:00 WIB
Wakil Kepala Sekolah SMAN 1 Bogor, Anwar Sanusi, menyampaikan bahwa sekolah telah melakukan sejumlah langkah persiapan agar pelaksanaan TKA berjalan lancar. “Kami sudah melakukan komunikasi dengan orang tua dan pemantapan khusus tiga hari terakhir. Tes ini akan membantu kami memetakan kekuatan siswa di tiap mata pelajaran dan menjadi bahan evaluasi peningkatan mutu pembelajaran ke depan,” ujarnya.
Sementara itu, para siswa menyambut positif pelaksanaan TKA. Fawwaz Fauzhan, siswa kelas XII jurusan IPA, mengaku banyak belajar dari pengalaman mengikuti tes ini. “TKA ini bikin saya lebih rajin belajar dan paham bahwa yang penting bukan hafalan, tapi pemahaman mendalam. Jadi tahu juga cara belajar yang cocok buat diri sendiri,” katanya.
Siswa lain, Dhimas Hanindya, menyampaikan bahwa pelaksanaan TKA berjalan lancar tanpa kendala teknis. “Awalnya tegang, tapi setelah mulai ternyata menyenangkan. Soal-soal TKA memang menantang, tapi sesuai dengan pelajaran di sekolah. Tes ini jadi evaluasi diri juga—gimana cara mengatur waktu dan memahami soal lebih baik,” ujarnya.
Pelaksanaan TKA di SMAN 1 Bogor berjalan tertib, dengan dukungan penuh dari guru dan tenaga kependidikan. Tim Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah serta Dinas Pendidikan setempat memantau langsung kegiatan ini secara nasional.
Kemendikdasmen menegaskan bahwa hasil TKA tidak digunakan sebagai syarat kelulusan, melainkan sebagai alat pemetaan kompetensi siswa dan penguatan pembelajaran mendalam (deep learning) di tingkat menengah atas.
Sementara itu, para siswa menyambut positif pelaksanaan TKA. Fawwaz Fauzhan, siswa kelas XII jurusan IPA, mengaku banyak belajar dari pengalaman mengikuti tes ini. “TKA ini bikin saya lebih rajin belajar dan paham bahwa yang penting bukan hafalan, tapi pemahaman mendalam. Jadi tahu juga cara belajar yang cocok buat diri sendiri,” katanya.
Siswa lain, Dhimas Hanindya, menyampaikan bahwa pelaksanaan TKA berjalan lancar tanpa kendala teknis. “Awalnya tegang, tapi setelah mulai ternyata menyenangkan. Soal-soal TKA memang menantang, tapi sesuai dengan pelajaran di sekolah. Tes ini jadi evaluasi diri juga—gimana cara mengatur waktu dan memahami soal lebih baik,” ujarnya.
Pelaksanaan TKA di SMAN 1 Bogor berjalan tertib, dengan dukungan penuh dari guru dan tenaga kependidikan. Tim Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah serta Dinas Pendidikan setempat memantau langsung kegiatan ini secara nasional.
Kemendikdasmen menegaskan bahwa hasil TKA tidak digunakan sebagai syarat kelulusan, melainkan sebagai alat pemetaan kompetensi siswa dan penguatan pembelajaran mendalam (deep learning) di tingkat menengah atas.
(nnz)
Lihat Juga :