7 Penyebab Siswa Gagal Menerima PIP 2025, Waspadai Masalah NIK dan NISN Tidak Valid

Minggu, 09 November 2025 - 15:03 WIB

3. NISN Salah atau Tidak Terdaftar di Pusdatin



Kesalahan Nomor Induk Siswa Nasional (NISN) juga menjadi penyebab utama gagal menerima PIP.

Beberapa bentuk kesalahan NISN antara lain:

Salah ketik (kurang dari 10 digit, ada huruf/spasi)

Menggunakan NISN fiktif

Siswa baru belum memiliki NISN karena belum diajukan sekolah

Data Puslapdik 2024 mencatat 572.507 siswa gagal menerima PIP karena masalah NISN yang tidak valid.

Baca juga: 2026, Prabowo Alokasikan PIP untuk 21,1 Juta Siswa dan KIP Kuliah 1,2 Juta Mahasiswa

4. Nama, Tanggal Lahir, dan Nama Ibu Kandung Tidak Sesuai



Kesalahan penulisan nama siswa, tanggal lahir, atau nama ibu kandung di Dapodik juga menyebabkan sistem gagal mencocokkan data dengan Dukcapil.

Perbedaan satu huruf saja bisa membuat data siswa dianggap tidak valid dan otomatis ditolak.

5. Usia Siswa Tidak Sesuai Ketentuan



PIP hanya diberikan bagi siswa dengan usia 6–21 tahun.

Siswa yang berusia di bawah 6 tahun atau di atas 21 tahun akan otomatis terhapus dari daftar calon penerima bantuan.

6. Penghasilan Orang Tua Melebihi Batas Kelayakan



Walaupun aturan resmi tidak menyebutkan batas penghasilan maksimal, secara logis PIP diperuntukkan bagi keluarga dengan penghasilan di bawah Rp5 juta per bulan.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!