Perbedaan Fisioterapi dan Ortopedi: Dua Profesi Medis yang Sering Disamakan

Rabu, 12 November 2025 - 16:00 WIB
Sementara itu, ortopedi adalah cabang ilmu kedokteran yang berfokus pada diagnosis, perawatan, dan pembedahan terhadap gangguan sistem muskuloskeletal — termasuk tulang, otot, sendi, ligamen, dan tendon.

Dokter ortopedi bertugas mendiagnosis dan mengobati berbagai masalah, mulai dari patah tulang, dislokasi sendi, skoliosis, hingga cedera ligamen. Dalam banyak kasus, ortopedi menjadi langkah pertama dalam menentukan penyebab gangguan gerak dan memberikan penanganan medis yang tepat.

Untuk menjadi dokter ortopedi, seseorang harus menempuh pendidikan dokter umum (MBBS) dan melanjutkan ke program spesialis MS Orthopaedics atau DNB-Orthopaedic.

5 Perbedaan Utama antara Fisioterapi dan Ortopedi



Agar tidak salah memahami, berikut perbedaan mendasar antara fisioterapi dan ortopedi yang perlu diketahui:

1. Fokus Pengobatan



Fisioterapi berfokus pada pemulihan fungsi gerak dan penguatan tubuh tanpa operasi.

Ortopedi fokus pada diagnosis dan perawatan medis terhadap gangguan tulang dan sendi, termasuk tindakan bedah bila diperlukan.

2. Metode Penanganan



Fisioterapis menggunakan latihan fisik, terapi manual, pijatan medis, serta alat bantu rehabilitasi.

Dokter ortopedi menggunakan pendekatan medis seperti pemberian obat, injeksi, hingga operasi tulang atau sendi.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!