Angka Kelahiran Menurun Drastis, Korea Selatan Tutup Ribuan Sekolah

Selasa, 30 Desember 2025 - 15:49 WIB
Selain turunnya angka kelahiran, migrasi penduduk ke kota besar juga menjadi faktor utama yang mempercepat berkurangnya jumlah siswa di daerah-daerah tersebut. Ketika anak-anak semakin sedikit, sekolah pun kehilangan peran sebagai pusat aktivitas pendidikan dan sosial masyarakat setempat.

Fenomena penutupan sekolah ini bahkan disebut tidak menunjukkan tanda-tanda akan melambat dalam waktu dekat. Diperkirakan penutupan sekolah akan terus terjadi jika tidak ada perubahan signifikan dalam tren demografi.

Baca juga: 16.467 Guru dan Tendik Terdampak Bencana dapat Tunjangan Khusus, Ini Rinciannya

Hal ini tentunya menjadi tantangan besar bagi sistem pendidikan nasional Korea Selatan. Selain berdampak pada infrastruktur sekolah, kondisi ini juga memengaruhi penempatan guru serta pengelolaan fasilitas pendidikan di berbagai wilayah.

Rendahnya angka kelahiran tidak hanya berdampak pada sektor pendidikan, tetapi juga berpotensi memengaruhi struktur sosial dan ekonomi dalam jangka panjang. Penutupan lebih dari 4.000 sekolah menjadi perubahan besar dalam kehidupan masyarakat Korea Selatan, di mana ruang-ruang pendidikan yang sebelumnya ramai kini mulai sepi.
(nnz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!