Kampus Berdampak, UNJ Hadirkan Solusi Nyata Lewat Pengabdian dan Riset Inovatif

Kamis, 23 April 2026 - 17:01 WIB
Dalam sesi diseminasi, berbagai praktik baik ditampilkan. Umiatin menyoroti pentingnya penerapan penelitian antropometri untuk pengembangan desain dan ergonomi yang sesuai dengan karakteristik masyarakat Indonesia.

Ahmad Rifqy Ash Shiddiqy memaparkan program RSSG (Rintisan Sekolah Swasta Gratis) yang dikembangkan bersama Pemerintah Kota Depok sebagai solusi akses pendidikan.

Sementara itu, Tesaannisa menghadirkan inovasi Pojok Konseling Sastra dan Ruang Kreatif Anak berbasis bibliokonseling di Rusunawa Jatinegara Kaum bekerja sama dengan Unit Pengelola Rumah Susun (UPRS) VII.

Di bidang seni budaya, Deden Haerudin memperkenalkan Tari Manuk Bulak yang dikembangkan melalui pendekatan art by research bersama masyarakat Desa Bulak dan berpotensi menjadi daya tarik wisata berbasis kearifan lokal.

Adapun inovasi teknologi ditunjukkan melalui program ARUNA (Alat Robotik untuk Navigasi dan Angkut Sampah Berbasis Kapal) yang dipaparkan oleh Nur Azisah untuk pengelolaan sampah di wilayah Muara Angke, Jakarta.
(nnz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!