Kampus Berdampak, UNJ Hadirkan Solusi Nyata Lewat Pengabdian dan Riset Inovatif
Kamis, 23 April 2026 - 17:01 WIB
“Keberhasilan di Subang kami lanjutkan dengan merintis pengembangan desa wisata di Bulak, Indramayu sejak 2024. Kini memasuki tahun kedua, fokusnya lebih mengerucut pada pemberdayaan masyarakat melalui sektor pariwisata,” ujarnya.
Lebih lanjut, Ifan menekankan perubahan paradigma dalam penelitian dan pengabdian masyarakat. Menurutnya, sejak 2025 pemerintah mendorong konsep “kampus berdampak” yang menitikberatkan pada kebermanfaatan langsung bagi masyarakat.
“Jika sebelumnya fokus pada pengembangan konsep dan teori, kini penelitian dan pengabdian harus menghasilkan dampak nyata. UNJ sudah memulainya melalui program desa wisata di Subang yang kini direplikasi di Indramayu,” tambahnya.
Ketua Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) UNJ, Iwan Sugihartono, menegaskan bahwa pengabdian masyarakat tidak sekadar menjadi hilirisasi riset, tetapi juga sarana transformasi sosial berkelanjutan.
“Pengabdian harus menghasilkan perubahan nyata dalam menyelesaikan persoalan sosial, dengan fokus pada pemberdayaan masyarakat, kewilayahan, dan kewirausahaan,” jelasnya.
Sementara itu, Direktur Inovasi, Sistem Informasi, dan Pemeringkatan UNJ, R A Murti Kusuma W, menyebut program EQUITY-LPDP mampu meningkatkan visibilitas serta dampak pengabdian UNJ di tingkat nasional maupun global.
Rektor UNJ, Komarudin, menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam memperkuat dampak pengabdian. Ia menyebut perguruan tinggi memiliki peran strategis dalam membangun ekosistem inovasi yang terhubung dengan kebutuhan masyarakat.
Lebih lanjut, Ifan menekankan perubahan paradigma dalam penelitian dan pengabdian masyarakat. Menurutnya, sejak 2025 pemerintah mendorong konsep “kampus berdampak” yang menitikberatkan pada kebermanfaatan langsung bagi masyarakat.
“Jika sebelumnya fokus pada pengembangan konsep dan teori, kini penelitian dan pengabdian harus menghasilkan dampak nyata. UNJ sudah memulainya melalui program desa wisata di Subang yang kini direplikasi di Indramayu,” tambahnya.
Ketua Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) UNJ, Iwan Sugihartono, menegaskan bahwa pengabdian masyarakat tidak sekadar menjadi hilirisasi riset, tetapi juga sarana transformasi sosial berkelanjutan.
“Pengabdian harus menghasilkan perubahan nyata dalam menyelesaikan persoalan sosial, dengan fokus pada pemberdayaan masyarakat, kewilayahan, dan kewirausahaan,” jelasnya.
Sementara itu, Direktur Inovasi, Sistem Informasi, dan Pemeringkatan UNJ, R A Murti Kusuma W, menyebut program EQUITY-LPDP mampu meningkatkan visibilitas serta dampak pengabdian UNJ di tingkat nasional maupun global.
Rektor UNJ, Komarudin, menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam memperkuat dampak pengabdian. Ia menyebut perguruan tinggi memiliki peran strategis dalam membangun ekosistem inovasi yang terhubung dengan kebutuhan masyarakat.
Lihat Juga :