Cerita Istiqomah Katin, Lulus Dokter Spesialis Termuda UGM Usia 28 Tahun
Sabtu, 25 April 2026 - 07:51 WIB
Perjalanan pendidikan spesialis yang dijalaninya tidak selalu mudah. Ia harus beradaptasi dengan tuntutan akademik dan tanggung jawab klinis yang jauh lebih intensif dibandingkan jenjang sebelumnya.
Selain itu, perbedaan lingkungan dan budaya antara Bengkulu dan Yogyakarta juga menjadi tantangan tersendiri di awal masa studi. Namun, dukungan dari keluarga, teman sejawat, serta para supervisor menjadi faktor penting yang membantunya melewati berbagai tantangan tersebut.
Saat diminta memberi pesan dan motivasi bagi mahasiswa yang tengah menyelesaikan studi di UGM, Isti menekankan pentingnya menjaga konsistensi dan niat sejak awal. Menurutnya, pendidikan spesialis merupakan proses panjang yang membutuhkan ketahanan dan tujuan yang jelas.
Ia juga mengingatkan bahwa tidak perlu berambisi menjadi yang tercepat, melainkan fokus menjalani setiap tahap dengan maksimal. Selain itu, keberadaan support system juga menjadi hal yang tidak kalah penting selama proses pendidikan.
Menutup perjalanannya, Isti berpesan agar setiap mahasiswa dapat menikmati proses yang dijalani. Ia meyakini bahwa setiap tahapan pendidikan selalu memberikan pelajaran berharga, baik secara akademik maupun personal.
Ia juga berharap para lulusan UGM ke depan tidak hanya unggul secara keilmuan, tetapi juga memiliki integritas, empati, serta kepedulian terhadap masyarakat luas. “Semoga ilmu yang didapat bisa benar-benar bermanfaat dan memberikan dampak positif, dimanapun kita berada dan berkarya,” tutupnya.
Selain itu, perbedaan lingkungan dan budaya antara Bengkulu dan Yogyakarta juga menjadi tantangan tersendiri di awal masa studi. Namun, dukungan dari keluarga, teman sejawat, serta para supervisor menjadi faktor penting yang membantunya melewati berbagai tantangan tersebut.
Tantangan Studi dan Adaptasi Lingkungan Baru
Saat diminta memberi pesan dan motivasi bagi mahasiswa yang tengah menyelesaikan studi di UGM, Isti menekankan pentingnya menjaga konsistensi dan niat sejak awal. Menurutnya, pendidikan spesialis merupakan proses panjang yang membutuhkan ketahanan dan tujuan yang jelas.
Ia juga mengingatkan bahwa tidak perlu berambisi menjadi yang tercepat, melainkan fokus menjalani setiap tahap dengan maksimal. Selain itu, keberadaan support system juga menjadi hal yang tidak kalah penting selama proses pendidikan.
Menutup perjalanannya, Isti berpesan agar setiap mahasiswa dapat menikmati proses yang dijalani. Ia meyakini bahwa setiap tahapan pendidikan selalu memberikan pelajaran berharga, baik secara akademik maupun personal.
Ia juga berharap para lulusan UGM ke depan tidak hanya unggul secara keilmuan, tetapi juga memiliki integritas, empati, serta kepedulian terhadap masyarakat luas. “Semoga ilmu yang didapat bisa benar-benar bermanfaat dan memberikan dampak positif, dimanapun kita berada dan berkarya,” tutupnya.
(nnz)
Lihat Juga :