Hardiknas 2026, Kemendiktisaintek Perkuat Kolaborasi Pendidikan, Teknologi, dan Inovasi

Sabtu, 02 Mei 2026 - 18:06 WIB
Konsorsium perguruan tinggi juga disorot telah berkontribusi dalam menangani tantangan seperti stunting dan kemiskinan.

“Pada akhirnya, semua itu bermuara pada riset yang berdampak nyata. Riset tidak boleh berhenti pada publikasi, tetapi harus melahirkan inovasi dan solusi. Fokus riset nasional diarahkan pada program prioritas dan strategis di bidang-bidang kunci masa depan, seperti energi, pangan, kesehatan, lingkungan, dan teknologi,” jelas Menteri Brian.

Selain peningkatan mutu, perluasan akses pendidikan tetap menjadi prioritas melalui berbagai skema afirmasi dan inklusi, termasuk Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah, Beasiswa Afirmasi Pendidikan Tinggi), serta beasiswa pradoktoral dan doktoral.

Langkah ini memastikan bahwa setiap anak bangsa memiliki kesempatan yang setara untuk mengakses pendidikan hingga jenjang tertinggi.

Peringatan Hardiknas 2026 juga menegaskan pentingnya partisipasi seluruh elemen bangsa dalam membangun pendidikan. Pemerintah, keluarga, satuan pendidikan, perguruan tinggi, dunia usaha, dan masyarakat didorong untuk berkolaborasi dalam menciptakan ekosistem pendidikan yang inklusif, relevan, dan berkelanjutan.

Sebagai penutup, Kemrndiktisaintek menegaskan komitmennya untuk terus mendorong transformasi pendidikan tinggi, sains, dan teknologi yang berorientasi pada dampak nyata bagi masyarakat.

Melalui penguatan ekosistem riset dan inovasi, peningkatan kualitas sumber daya manusia, serta kolaborasi lintas sektor, Kemdiktisaintek berkomitmen menghadirkan pendidikan tinggi yang adaptif, berdaya saing global, dan berkontribusi langsung terhadap pembangunan nasional.
(nnz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!