Anak Bukan Malas, Ini Penyebab Sebenarnya Mereka Kehilangan Semangat Belajar

Senin, 04 Mei 2026 - 14:00 WIB
"Anak bukan tidak mau belajar, melainkan tubuh dan otaknya sedang berada dalam kondisi tidak siap atau mengalami disregulasi," terangnya,melalui siaran pers, Senin (4/5/2026).

Pendekatan yang diterapkan di Atelier of Minds berfokus pada prinsip matching environment, yaitu menyesuaikan lingkungan dengan kebutuhan sensorik anak agar mereka dapat berkembang secara optimal.

Pendekatan konvensional yang mengutamakan koreksi perilaku dinilai kurang efektif. Jeremy Ang, Principal Clinical Psychologist dari Agape Psychology Singapore sekaligus penasihat strategis Atelier of Minds, menekankan pentingnya perspektif sains otak melalui workshop Neuroscience of Resilience.

"Anak tidak dapat belajar secara optimal jika berada dalam kondisi “otak bawah” atau mode bertahan hidup seperti melawan, lari, atau membeku," katanya.

Jeremy menambahkan bahwa pendekatan berbasis neuroplastisitas melalui siklus Regulate-Relate-Reflect menjadi kunci. Proses ini dimulai dengan menenangkan tubuh anak (regulate), membangun koneksi emosional (relate), dan kemudian masuk ke tahap pembelajaran atau refleksi (reflect). Ia menegaskan bahwa pendidikan tanpa rasa aman hanyalah investasi yang sia-sia.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!