UAI dan University of Edinburgh Dorong Inklusivitas di Dunia Riset dan Pendidikan Tinggi

Jum'at, 22 Mei 2026 - 09:18 WIB
Ada juga Prof Taufik Kasturi (Wakil Rektor I Bidang Akademik), Yusup Hidayat (Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan dan Alumni), Damayanti Wardyaningrum (Dekan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik), Nanang Haroni (Ketua Program Studi Ilmu Komunikasi), Cut Meutia Karolina (Ketua Tim Pelaksana Proyek Academic Success for Research with Visual Impairment), Gusmia Arianti (Tim Pelaksana Proyek Academic Success for Research with Visual Impairment), serta perwakilan dari Lembaga pemerintahan seperti BRIN, Kementerian PANRB, KPAI, Komnas HAM, Komnas Perempuan, KemenkoPMK, Kementerian PPN/Bappenas, Badan Kepegawaian Negara, dan Kementerian Sosial.

Hadir pula perwakilan perguruan tinggi serta perwakilan asosiasi dan komunitas disabilitas seperti PERTUNI, PELITA, PPDI, PPDFI, PORTADIN, dan TERALLA.

Proyek ini merupakan hibah Going Global Partnership British Council dan merupakan kolaborasi Universitas Al-Azhar Indonesia dan University of Edinburgh, Scotland.

Implementasi kebijakan ini membutuhkan kolaborasi lintas pemangku kepentingan, mulai dari regulasi pemerintah, badan pengawas, kesiapan perguruan tinggi, hingga editor jurnal di Indonesia. Kolaborasi ini diyakini akan berdampak signifikan dalam memastikan keberhasilan dan peluang bagi disabilitas, termasuk individu dengan disabilitas netra sebagai peneliti di perguruan tinggi Indonesia.

Komisioner Komisi Nasional Disabilitas Indonesia Jonna Aman Damanik mengatakan, program ini harus berlanjut dan mendapat dukungan pemerintah. Menurutnya, prinsip kesetaraan atau ruang sama bagi disabilitas berbasis HAM itu perlu lebih digencarkan kesadarannya, khususnya di kampus dan dunia kerja.

"Dalam karier apa pun, disabilitas itu membuat pencapaian karena layak, mampu, dan berhak. Bukan karena kasihan atau dikasihani. Untuk menuju sesuatu, manusia punya cara. Disabilitas hanya berbeda dalam cara saja dibanding lainnya."
(zik)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!