Universitas Brawijaya Buka 5 Prodi Baru, Siapkan Lulusan Siap Kerja
Kamis, 11 Juni 2026 - 17:00 WIB
5 prodi yang dimaksud yaitu Pemasaran Digital, Teknologi Rekayasa Perangkat Lunak, Perbankan dan Keuangan Digital, Penilaian Properti dan Bisnis dan Bisnis Jasa Makanan, dengan izin penyelenggaraan masing-masing.
Dekan Fakultas Vokasi UB, Mukhammad Kholid Mawardi menegaskan bahwa terbitnya izin penyelenggaraan ini merupakan bentuk kepercayaan besar pemerintah terhadap kualitas pendidikan terapan di UB, yang terus berkomitmen menghadirkan standar akademik dan praktis yang relevan dengan zaman.
Baca juga: UNS Buka 5 Prodi Baru di Seleksi Mandiri 2026, Bahasa Jepang hingga AI!
“Terbitnya izin penyelenggaraan ini adalah amanah besar bagi kami untuk mencetak talenta yang tidak hanya siap kerja, tetapi juga adaptif terhadap disrupsi. Melalui lima Prodi Baru yang sudah diresmikan, kami menghadirkan kemahiran teknis dengan penguasaan teknologi, serta memastikan setiap lulusan Vokasi UB menjadi penggerak ekonomi kreatif dan pariwisata Indonesia yang lebih modern dan berkelanjutan,” katanya, dikutip dari laman UB, Kamis (11/6/2026).
Wakil Dekan Fakultas Vokasi Universitas Brawijaya A. Faidlal Rahman menjelaskan kurikulum prodi baru ini telah disusun bersama para praktisi dan asosiasi industri.
Dekan Fakultas Vokasi UB, Mukhammad Kholid Mawardi menegaskan bahwa terbitnya izin penyelenggaraan ini merupakan bentuk kepercayaan besar pemerintah terhadap kualitas pendidikan terapan di UB, yang terus berkomitmen menghadirkan standar akademik dan praktis yang relevan dengan zaman.
Baca juga: UNS Buka 5 Prodi Baru di Seleksi Mandiri 2026, Bahasa Jepang hingga AI!
“Terbitnya izin penyelenggaraan ini adalah amanah besar bagi kami untuk mencetak talenta yang tidak hanya siap kerja, tetapi juga adaptif terhadap disrupsi. Melalui lima Prodi Baru yang sudah diresmikan, kami menghadirkan kemahiran teknis dengan penguasaan teknologi, serta memastikan setiap lulusan Vokasi UB menjadi penggerak ekonomi kreatif dan pariwisata Indonesia yang lebih modern dan berkelanjutan,” katanya, dikutip dari laman UB, Kamis (11/6/2026).
Wakil Dekan Fakultas Vokasi Universitas Brawijaya A. Faidlal Rahman menjelaskan kurikulum prodi baru ini telah disusun bersama para praktisi dan asosiasi industri.
Lihat Juga :