Bukan Hanya Umur, Pakar IPB Sebut 6 Aspek Kesiapan Anak Sebelum Masuk SD

Senin, 15 Juni 2026 - 19:00 WIB
Sebaliknya, jika anak masuk SD sebelum siap secara perkembangan, terdapat sejumlah risiko yang dapat muncul. Salah satunya adalah menurunnya rasa percaya diri karena merasa tertinggal dibandingkan teman-teman sebayanya. Kondisi ini dapat memicu stres, perasaan minder, hingga meningkatkan risiko menjadi korban perundungan.

“Yang perlu dibangun pada anak bukan hanya kemampuan akademik, tetapi juga keterampilan hidup seperti percaya diri, empati, kemampuan mengendalikan diri, dan toleransi. Fondasi inilah yang akan mendukung keberhasilan anak dalam jangka panjang,” jelasnya.

Menurutnya, keputusan memasukkan anak ke SD sebaiknya didasarkan pada kesiapan perkembangan secara menyeluruh, bukan semata-mata usia atau kemampuan akademik awal.

Oleh karena itu iamenilai bahwa memastikan anak benar-benar siap belajar dan berkembang jauh lebih penting dibandingkan mempercepat anak masuk sekolah.

“Lebih baik anak masuk SD ketika ia sudah matang, mandiri, dan percaya diri. Tujuan pendidikan bukan sekadar membuat anak cepat sekolah, tetapi membantu mereka tumbuh menjadi pribadi yang berkembang secara optimal,” pungkasnya.
(nnz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!