Beasiswa Program Doktor untuk Dosen 2026 Dibuka, Tanggung Biaya Kuliah hingga Riset
Sabtu, 20 Juni 2026 - 08:05 WIB
Selain itu, penerima BPDDI terdiri atas 672 dosen atau 53% dari PTN dan 597 dosen atau 47% dari PTS, serta sebanyak 150 penerima beasiswa juga berasal dari politeknik.
Baca juga: Angkatan Pertama Beasiswa FR Foundation Siap Tempuh Pendidikan Tinggi di Jepang
“Harapannya ini dapat memberikan dampak untuk meningkatkan kapasitas riset, teknologi,dan sains serta mendorong inovasi dan hilirisasi,” kata Sandro.
Sandro juga menjelaskan bahwa BPDDI merupakan salah satu instrumen strategis Kemendiktisaintek dalam meningkatkan kualifikasi akademik dosen sekaligus memperkuat kapasitas sumber daya manusia pendidikan tinggi Indonesia.
Program tersebut bertujuan memberikan akses pembiayaan pendidikan doktor bagi dosen serta meningkatkan jumlah dosen bergelar doktor sebagai fondasi penguatan pendidikan tinggi nasional.
Pada tahun 2026, BPDDI kembali dibuka bagi dosen tetap perguruan tinggi di bawah koordinasi Kemendiktisaintek yang akan melanjutkan studi doktor.
Selain menanggung biaya pendidikan, BPDDI juga memberikan dukungan pembiayaan yang komprehensif berupa biaya pendaftaran, bantuan penelitian atau disertasi, insentif publikasi jurnal internasional, biaya hidup bulanan, transportasi, asuransi kesehatan, hingga dukungan biaya keadaan darurat.
Baca juga: Angkatan Pertama Beasiswa FR Foundation Siap Tempuh Pendidikan Tinggi di Jepang
“Harapannya ini dapat memberikan dampak untuk meningkatkan kapasitas riset, teknologi,dan sains serta mendorong inovasi dan hilirisasi,” kata Sandro.
Sandro juga menjelaskan bahwa BPDDI merupakan salah satu instrumen strategis Kemendiktisaintek dalam meningkatkan kualifikasi akademik dosen sekaligus memperkuat kapasitas sumber daya manusia pendidikan tinggi Indonesia.
Program tersebut bertujuan memberikan akses pembiayaan pendidikan doktor bagi dosen serta meningkatkan jumlah dosen bergelar doktor sebagai fondasi penguatan pendidikan tinggi nasional.
Pada tahun 2026, BPDDI kembali dibuka bagi dosen tetap perguruan tinggi di bawah koordinasi Kemendiktisaintek yang akan melanjutkan studi doktor.
Selain menanggung biaya pendidikan, BPDDI juga memberikan dukungan pembiayaan yang komprehensif berupa biaya pendaftaran, bantuan penelitian atau disertasi, insentif publikasi jurnal internasional, biaya hidup bulanan, transportasi, asuransi kesehatan, hingga dukungan biaya keadaan darurat.
Lihat Juga :