Transformasi Pendidikan 3T: Dari Ruang Kelas Baru hingga Pembelajaran Digital

Sabtu, 20 Juni 2026 - 17:30 WIB
“Anak-anak sangat senang dengan adanya MBG. Setiap datang ke sekolah mereka antusias. Yang kami lihat juga, anak-anak jadi lebih jarang sakit dan lebih semangat belajar,” ungkapnya.

Hal serupa disampaikan Intan Marshaulena, guru IPS SMP Negeri 3 Sitolu Ori. Menurutnya, manfaat MBG sangat terasa bagi sekolah di wilayah 3T karena membantu mendukung kesehatan dan kesiapan belajar peserta didik.

Bagi para murid, revitalisasi sekolah menghadirkan harapan baru. Jenny Anjelina Ziliwu, siswi kelas VIII SMP Negeri 3 Sitolu Ori, mengaku kondisi bangunan sekolah sebelumnya menjadi tantangan dalam proses belajar.

Ia berharap perbaikan yang dilakukan dapat memberikan kenyamanan bagi generasi berikutnya. “Harapan kami sekolah ini bisa diperbaiki agar teman-teman dan adik-adik yang akan datang bisa belajar dengan lebih baik,” katanya.

Pada kesempatan yang sama, Mendikdasmen bersama Bupati Nias Utara Amizaro Waruwu dan Anggota Komisi X DPR RI Sabam Sinaga meresmikan dan mencanangkan program revitalisasi satuan pendidikan di Kabupaten Nias Utara. Sebanyak 33 satuan pendidikan telah direvitalisasi pada 2025, sementara 21 satuan pendidikan lainnya ditetapkan sebagai penerima bantuan revitalisasi melalui Perjanjian Kerja Sama (PKS) tahun 2026.
(nnz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!