Jangan Jadi Korban! Ini Strategi Melawan Hoaks Lowongan Kerja yang Wajib Diketahui
Jum'at, 26 Juni 2026 - 07:42 WIB
Ketika kebutuhan hidup terus meningkat sementara kesempatan kerja terbatas, tawaran pekerjaan yang menjanjikan penghasilan besar dalam waktu singkat menjadi lebih mudah dipercaya.
Tidak heran apabila pelaku hoaks lowongan kerja menjadikan situasi ini sebagai celah untuk mencari korban. Mereka memahami bahwa sebagian masyarakat sedang berada dalam kondisi mendesak sehingga cenderung tidak melakukan verifikasi secara mendalam.
Modus yang digunakan pun semakin beragam. Sejumlah kasus yang telah diklarifikasi oleh Komdigi dan Jala Hoaks menunjukkan adanya pencatutan nama instansi dan perusahaan besar, seperti Kementerian Keuangan, Pertamina, Badan Pusat Statistik (BPS), hingga Angkasa Pura Supports. Nama besar lembaga tersebut digunakan untuk membangun kepercayaan palsu dan membuat informasi terlihat meyakinkan.
Platform pencari kerja seperti JobStreet, KitaLulus, dan Glints mengingatkan bahwa terdapat sejumlah tanda yang dapat membantu masyarakat mengenali hoaks lowongan kerja sejak awal.
Salah satu ciri yang paling sering ditemukan adalah penggunaan alamat situs yang mencurigakan dan berbeda dari situs resmi perusahaan. Selain itu, informasi perusahaan biasanya tidak jelas, tidak mencantumkan kontak yang dapat diverifikasi, atau bahkan menggunakan identitas perusahaan tanpa izin.
Masyarakat juga perlu waspada apabila sebuah lowongan menawarkan gaji yang terlalu fantastis tanpa penjelasan pekerjaan yang rinci. Dalam banyak kasus, pelaku sengaja menggunakan iming-iming pendapatan besar untuk menarik perhatian korban.
Tidak heran apabila pelaku hoaks lowongan kerja menjadikan situasi ini sebagai celah untuk mencari korban. Mereka memahami bahwa sebagian masyarakat sedang berada dalam kondisi mendesak sehingga cenderung tidak melakukan verifikasi secara mendalam.
Modus yang digunakan pun semakin beragam. Sejumlah kasus yang telah diklarifikasi oleh Komdigi dan Jala Hoaks menunjukkan adanya pencatutan nama instansi dan perusahaan besar, seperti Kementerian Keuangan, Pertamina, Badan Pusat Statistik (BPS), hingga Angkasa Pura Supports. Nama besar lembaga tersebut digunakan untuk membangun kepercayaan palsu dan membuat informasi terlihat meyakinkan.
Ciri-Ciri Hoaks Lowongan Kerja yang Perlu Diwaspadai
Platform pencari kerja seperti JobStreet, KitaLulus, dan Glints mengingatkan bahwa terdapat sejumlah tanda yang dapat membantu masyarakat mengenali hoaks lowongan kerja sejak awal.
Salah satu ciri yang paling sering ditemukan adalah penggunaan alamat situs yang mencurigakan dan berbeda dari situs resmi perusahaan. Selain itu, informasi perusahaan biasanya tidak jelas, tidak mencantumkan kontak yang dapat diverifikasi, atau bahkan menggunakan identitas perusahaan tanpa izin.
Masyarakat juga perlu waspada apabila sebuah lowongan menawarkan gaji yang terlalu fantastis tanpa penjelasan pekerjaan yang rinci. Dalam banyak kasus, pelaku sengaja menggunakan iming-iming pendapatan besar untuk menarik perhatian korban.
Lihat Juga :