Kemenag Luncurkan Program Transformasi Digital Pendidikan Madrasah

Selasa, 22 September 2020 - 11:30 WIB
Arya Sanjaya selaku Direktur Utama PT Duta Digital Informatika Mitra Resmi Google for Education menjelaskan bahwa untuk melaksanakan kerja besar transformasi digital menuju Madrasah Hebat Bermartabat mewujudkan Pendidikan Kelas Dunia ini, telah melakukan seluruh tahapan yang berkaitan dengan pembuatan dan manajemen pembagian akun Madrasah, pelatihan pendidik dan tenaga kependidikan Madrasah, mempersiapkan dan memberikan pendampingan kepada Madrasah untuk menjalankan layanan Google G Suite for Education, persiapan perangkat pendukung pembelajaran, dan aspek lainnya yang terkait dengan infrastruktur dan layanan Google for Education untuk Madrasah. Untuk diketahui PT PT Duta Digital Informatika merupakan implementator untuk kerjasama ini.

Disinggung terkait kebutuhan paket data dalam operasional kerja sama ini, Ali Ramdhani Dirjen Pendidikan Islam Kementerian Agama menjelaskan bahwa pihaknya telah mengeluarkan kebijakan terkait pemanfaatan alokasi dana BOS Madrasah untuk mendukung pembelajaran jarak jauh. Selain itu, pihaknya juga telah menjalin sinergi dengan sejumlah provider untuk memberikan bantuan paket data gratis untuk Madrasah.

"Kami terus berupaya memfasilitasi proses pembelajaran daring bagi siswa Madrasah. Sementara pengajuan anggaran Kemenag terkait paket data gratis bagi siswa Madrasah masih berproses di Kemenkeu, kami mencoba terobosan sinergi dengan smartfren dan provider lainnya untuk membantu pembelajaran jarak jauh di Madrasah," ujarnya.

Direktur Kurikulum, Sarana, Kelembagaan, dan Kesiswaan (KSKK) Madrasah Ahmad Umar menambahkan, Google dalam kerja sama ini menyediakan platform teknologi dalam bentuk identitas digital dan aplikasi. Identitas digital berupa akun yang akan diberikan kepada setiap peserta didik, pendidik, dan tenaga kependidikan.

“Kementerian Agama membina 8,4 juta peserta didik, lebih 709 ribu pendidik, dan 124 ribu tenaga kependidikan. Akun ini terdaftar dalam domain@madrasah.kemenag.go.id. Sampai hari ini sudah lebih 50% akun digital yang telah diaktivasi,” jelas Umar.

“Domain ini dikelola secara mandiri oleh Kementerian Agama sebagai layanan yang dilaksanakan sesuai struktur organisasi dan SOP pendidikan Madrasah di bawah binaan Kementerian Agama,” lanjutnya.

Dengan aktifnya akun digital tersebut, kata Umar, maka aplikasi teknologi untuk pendidikan dapat dimanfaatkan oleh seluruh warga Madrasah. Aplikasi tersebut antara lain: Kalender, Catatan Ringkasan, Penyimpanan Data, Web Personal, dan lainnya. Google Calendar misalnya, fasilitas ini dapat dimanfaatkan untuk pengelolaan pembelajaran (pengaturan, peringatan, perencanaan). Ada juga layanan “Keep” untuk membuat catatan- catatan penting secara bersamaan pada setiap tahapan proses pembelajaran.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!