18 Sekolah Ikut Kejuaraan Fun Atletik ABK 2026, Dorong Olahraga Inklusif di Indonesia
Sabtu, 11 Juli 2026 - 15:07 WIB
18 sekolah meramaikan Kejuaraan Fun Atletik Anak Berkebutuhan Khusus (ABK) 2026. Foto/Istimewa.
JAKARTA - Sebanyak 18 sekolah yang terdiri atas Sekolah Luar Biasa (SLB), sekolah inklusi, dan komunitas penyandang disabilitas meramaikan Kejuaraan Fun Atletik Anak Berkebutuhan Khusus (ABK) 2026. Kegiatan ini sukses digelar di Stadion Atletik Velodrome, Rawamangun, Jakarta Timur.
Ketua PT Petualang Berani Melangkah M. Muslih Fathoni mengatakan, Kejuaraan Fun Atletik ABK 2026 diselenggarakan untuk menghadirkan ruang yang inklusif bagi Anak Berkebutuhan Khusus agar dapat mengekspresikan kemampuan dan semangat mereka melalui olahraga.
"Kejuaraan Fun Atletik Anak Berkebutuhan Khusus 2026 bukan sekadar ajang perlombaan, tetapi menjadi ruang bagi setiap anak untuk menunjukkan potensi, keberanian, dan semangatnya. Kami percaya bahwa setiap anak memiliki kesempatan yang sama untuk berprestasi. Melalui kejuaraan ini, kami mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama mewujudkan olahraga yang inklusif, penuh kebersamaan, dan mampu menginspirasi lebih banyak orang," katanya, melalui siaran pers, dikutip Sabtu (11/7/2026).
Sebagai co-organizer, London School Beyond Academy (LSBA) serta LSPR Institute of Communication and Business berkomitmen menghadirkan lebih banyak ruang partisipasi bagi penyandang disabilitas melalui kegiatan yang mendorong pengembangan keterampilan, karakter, dan interaksi sosial.
Kolaborasi ini merupakan bagian dari upaya LSBA dalam membangun ekosistem pendidikan yang inklusif sekaligus memperluas kesempatan bagi individu berkebutuhan khusus untuk berkembang di berbagai bidang, termasuk olahraga.
Chrisdina Wempi, Direktur London School Beyond Academy (LSBA), mengatakan bahwa olahraga memiliki peran penting dalam membangun kepercayaan diri, kemandirian, dan kemampuan sosial peserta.
Ketua PT Petualang Berani Melangkah M. Muslih Fathoni mengatakan, Kejuaraan Fun Atletik ABK 2026 diselenggarakan untuk menghadirkan ruang yang inklusif bagi Anak Berkebutuhan Khusus agar dapat mengekspresikan kemampuan dan semangat mereka melalui olahraga.
"Kejuaraan Fun Atletik Anak Berkebutuhan Khusus 2026 bukan sekadar ajang perlombaan, tetapi menjadi ruang bagi setiap anak untuk menunjukkan potensi, keberanian, dan semangatnya. Kami percaya bahwa setiap anak memiliki kesempatan yang sama untuk berprestasi. Melalui kejuaraan ini, kami mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama mewujudkan olahraga yang inklusif, penuh kebersamaan, dan mampu menginspirasi lebih banyak orang," katanya, melalui siaran pers, dikutip Sabtu (11/7/2026).
Sebagai co-organizer, London School Beyond Academy (LSBA) serta LSPR Institute of Communication and Business berkomitmen menghadirkan lebih banyak ruang partisipasi bagi penyandang disabilitas melalui kegiatan yang mendorong pengembangan keterampilan, karakter, dan interaksi sosial.
Kolaborasi ini merupakan bagian dari upaya LSBA dalam membangun ekosistem pendidikan yang inklusif sekaligus memperluas kesempatan bagi individu berkebutuhan khusus untuk berkembang di berbagai bidang, termasuk olahraga.
Chrisdina Wempi, Direktur London School Beyond Academy (LSBA), mengatakan bahwa olahraga memiliki peran penting dalam membangun kepercayaan diri, kemandirian, dan kemampuan sosial peserta.
Lihat Juga :