Mendikdasmen Kunjungi SDN Srengseng Sawah 15 Pascateror Bom, Pastikan MPLS Tetap Aman
Selasa, 14 Juli 2026 - 16:48 WIB
Pada kesempatan yang sama, jajaran Kepolisian Republik Indonesia bersama Himpunan Psikologi Indonesia turut memberikan pendampingan psikologis kepada murid, guru, dan orang tua.
Pendampingan tersebut bertujuan membantu proses pemulihan psikososial serta memperkuat rasa aman di lingkungan sekolah. Selain itu, edukasi juga diberikan kepada orang tua dan guru agar memiliki pemahaman yang sama dalam mendukung tumbuh kembang anak di lingkungan pendidikan yang aman dan ramah.
Sebelumnya, SDN Srengseng Sawah 15, Jagakarsa, Jakarta Selatan mendapat ancaman teror bom saat kegiatan MPLS berlangsung, Senin (13/7/2026).
Siswa dan guru pun segera dievakuasi ke tempat aman. Sementara Tim Gegana Polda Metro Jaya bersama Densus 88 melakukan penyisiran. Kepolisian pun menyatakan tidak ada bom yang ditemukan di sekolah tersebut.
Tak lama polisi berhasil menangkap satu orang pelaku berinisial MY (34) yang kini sudah diamankan di Polres Metro Jakarta Selatan untuk dilakukan pemeriksaan.
Pendampingan tersebut bertujuan membantu proses pemulihan psikososial serta memperkuat rasa aman di lingkungan sekolah. Selain itu, edukasi juga diberikan kepada orang tua dan guru agar memiliki pemahaman yang sama dalam mendukung tumbuh kembang anak di lingkungan pendidikan yang aman dan ramah.
Sebelumnya, SDN Srengseng Sawah 15, Jagakarsa, Jakarta Selatan mendapat ancaman teror bom saat kegiatan MPLS berlangsung, Senin (13/7/2026).
Siswa dan guru pun segera dievakuasi ke tempat aman. Sementara Tim Gegana Polda Metro Jaya bersama Densus 88 melakukan penyisiran. Kepolisian pun menyatakan tidak ada bom yang ditemukan di sekolah tersebut.
Tak lama polisi berhasil menangkap satu orang pelaku berinisial MY (34) yang kini sudah diamankan di Polres Metro Jakarta Selatan untuk dilakukan pemeriksaan.
(nnz)
Lihat Juga :