Peserta Penmaba Jalur Disabilitas UNJ 2026 Meningkat, Ini Jurusan Favoritnya

Sabtu, 18 Juli 2026 - 19:11 WIB
Menurut dia, tahun ini REDIS mengerahkan 65 relawan yang berasal dari berbagai angkatan dan program studi. Selain anggota aktif, relawan juga direkrut dari angkatan sebelumnya guna memastikan seluruh kebutuhan pendampingan dapat terpenuhi selama proses seleksi berlangsung.

Prila menambahkan, para relawan telah mendapatkan pelatihan bahasa isyarat dan pendampingan disabilitas secara berkala. Mereka tidak hanya mendampingi peserta saat ujian tertulis, tetapi juga pada tahap wawancara.

“Relawan membantu mobilisasi peserta dan menjembatani komunikasi antara panitia dengan peserta disabilitas, sementara proses administrasi dan verifikasi tetap ditangani oleh pihak Admisi,” ujarnya.

Wakil Rektor Bidang Akademik, Kemahasiswaan, dan Alumni UNJ, Prof. Ifan Iskandar, mengatakan jalur disabilitas merupakan bagian dari upaya kampus untuk memastikan setiap warga negara memiliki kesempatan yang sama dalam mengakses pendidikan tinggi.

Menurut dia, penyediaan layanan yang inklusif tidak hanya berhenti pada proses penerimaan mahasiswa baru, tetapi juga berlanjut selama mahasiswa menjalani pendidikan di kampus.

“UNJ berupaya memastikan setiap calon mahasiswa memperoleh kesempatan yang setara untuk menunjukkan potensi akademiknya. Karena itu, layanan pendukung terus kami siapkan agar proses seleksi berjalan secara adil dan aksesibel,” kata Prof. Ifan.
(nnz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!