Kontes Robot, UMS Kirim Robot Penyemprot Disinfektan dan Pemadam
Minggu, 27 September 2020 - 15:23 WIB
Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) mengirimkan tiga Tim Robotic pada Kontes Robot Indonesia (KRI). Foto/ist
JAKARTA - Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) mengirimkan tiga Tim Robotic pada Kontes Robot Indonesia (KRI) . KRI diselenggarakan oleh Ristekdikti Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud). Proses seleksi dimulai sejak Sabtu (26/9).
UMS mengirimkan tiga Tim Robotic masing-masing bernama Tim Megalodon, Tim Adisha dan Tim RR El Ganador. Wakil Rektor III UMS, Taufik Kasturi, mengatakan, tiga tim tersebut akan bertanding di masing-masing divisi. (Baca juga: Ciptakan Aplikasi Tebak Aksara Jawa, Mahasiswa UNS Sabet Juara 3 )
Tim Megalodon berlaga di Kontes Robot Pemadam Api Indonesia (KRPAI), Tim Adisha berlaga di Kontes Robot Seni Tari Indonesia (KRSTI) dan Tim ER El Ganador berlaga di Kontes Robot Tematik Indonesia (KRTI).
Menurutnya, kontes kali ini berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya. Jika tahun sebelumnya kontes ini dilakukan secara langsung (luring), tetapi tahun ini kontes dilaksanakan secara daring (virtual) melalui aplikasi Zoom.
Untuk kategori KRPAI yang semula hanya berfokus pada pemadam kebakaran, tahun ini berhubung adanya pandemi COVID-19 maka tiga sesi lomba tersebut ada dua sesi kontes robot untuk penyemprotan disinfektan dan satu sesi pemadaman kebakaran. (Baca juga: UGM Jadi Tuan Rumah Forum Diskusi Teknik Elektro Internasional )
Kemudian, lanjut Taufik, untuk kategori KRSTI atau robot seni tiap tahun temanya berbeda-beda. Tahun ini KRSTI mengambil tema Tari Enggang dari Dayak. Dan untuk kategori KRTI itu yang dikompetisikan hanya desain perencanaan.
UMS mengirimkan tiga Tim Robotic masing-masing bernama Tim Megalodon, Tim Adisha dan Tim RR El Ganador. Wakil Rektor III UMS, Taufik Kasturi, mengatakan, tiga tim tersebut akan bertanding di masing-masing divisi. (Baca juga: Ciptakan Aplikasi Tebak Aksara Jawa, Mahasiswa UNS Sabet Juara 3 )
Tim Megalodon berlaga di Kontes Robot Pemadam Api Indonesia (KRPAI), Tim Adisha berlaga di Kontes Robot Seni Tari Indonesia (KRSTI) dan Tim ER El Ganador berlaga di Kontes Robot Tematik Indonesia (KRTI).
Menurutnya, kontes kali ini berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya. Jika tahun sebelumnya kontes ini dilakukan secara langsung (luring), tetapi tahun ini kontes dilaksanakan secara daring (virtual) melalui aplikasi Zoom.
Untuk kategori KRPAI yang semula hanya berfokus pada pemadam kebakaran, tahun ini berhubung adanya pandemi COVID-19 maka tiga sesi lomba tersebut ada dua sesi kontes robot untuk penyemprotan disinfektan dan satu sesi pemadaman kebakaran. (Baca juga: UGM Jadi Tuan Rumah Forum Diskusi Teknik Elektro Internasional )
Kemudian, lanjut Taufik, untuk kategori KRSTI atau robot seni tiap tahun temanya berbeda-beda. Tahun ini KRSTI mengambil tema Tari Enggang dari Dayak. Dan untuk kategori KRTI itu yang dikompetisikan hanya desain perencanaan.
Lihat Juga :