Wahai Orang Tua, Nilai Raport Bukan Satu-satunya Tolak Ukur Keberhasilan Anak
Minggu, 18 Oktober 2020 - 07:51 WIB
"Kami melaksanakan rapotan online pagi ini untuk menjaga jarak karena masih berada pada zona orange, sehingga protokol kesehatan harus tetap dijaga," ujarnya. (Baca juga: Alhamdulillah, Ribuan Guru Honorer sampai Guru Ngaji di Surabaya Dapat Insentif )
Dari 240 peserta didik SD Khadijah Wonorejo, ada 180 siswa yang ikut online. Sisanya bisa melihat prosesi rapotan melalui video yang di share lewat youtube.
Para guru sendiri, kata Iqbal, membagi raport tidak dari sekolah, tapi dari rumah masing-masing dengan mengirimkan soft copy raport melalui whatshap.
Iqbal menambahkan, selama masa pandemi COVID-19 pihaknya menerapkan metode pembelajaran Badru (Belajar Dari Rumah). Setiap hari para guru membagikan materi pembelajaran lewat grup WhatsApp, kemudian share link materi video pembelajaran. Pada hari yang sama guru memberi materi lewat zoom.
"Jadi guru tetap mendampingi mulai belajar, ngaji hingga sholat. Itu semua terintegrasi dalam website kami Badru, belajar dari rumah," tegasnya.
Dari 240 peserta didik SD Khadijah Wonorejo, ada 180 siswa yang ikut online. Sisanya bisa melihat prosesi rapotan melalui video yang di share lewat youtube.
Para guru sendiri, kata Iqbal, membagi raport tidak dari sekolah, tapi dari rumah masing-masing dengan mengirimkan soft copy raport melalui whatshap.
Iqbal menambahkan, selama masa pandemi COVID-19 pihaknya menerapkan metode pembelajaran Badru (Belajar Dari Rumah). Setiap hari para guru membagikan materi pembelajaran lewat grup WhatsApp, kemudian share link materi video pembelajaran. Pada hari yang sama guru memberi materi lewat zoom.
"Jadi guru tetap mendampingi mulai belajar, ngaji hingga sholat. Itu semua terintegrasi dalam website kami Badru, belajar dari rumah," tegasnya.
Lihat Juga :