Ini Pesan Khofifah kepada 1.775 Mahasiswa Baru Unusa
Minggu, 18 Oktober 2020 - 03:31 WIB
Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa memberikan sambutan di acara pengukuhan mahasiswa baru Unusa, Sabtu (17/10). Foto/Ali Masduki
SURABAYA - Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya (Unusa) kembali mengukuhkan sebanyak 1775 Mahasiswa Baru (Maba) tahun akademik 2020-2021. Para mahasiswa baru mengikuti acara pengukuhan secara khidmat. Namun ada yang berbeda dari tahun-tahun sebelumnya, karena sebanyak 4 mahasiswa baru asal Timor Leste turut serta dalam acara pengukuhan secara online, Sabtu (17/10).
Dalam kesempatan ini, Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa memberikan sambutan di acara pengukuhan mahasiswa baru Unusa. Kofifah mengapresiasi terlaksananya pengukuhan mahasiswa baru Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya (Unusa) tahun akademik 2020-2021. (Baca juga: Rektor UI: Ini 10 Kompetensi Utama yang Harus Dimiliki Mahasiswa )
Dalam kesempatan itu, Khofifah berpesan agar mahasiswa Unusa mensukseskan visi dan misi Unusa dalam menyiapkan generasi rahmatan lil alamin. Unusa, kata Khofifah mengemban ideologi Nahdlatul Ulama yang menganut paham Ahlussunah wal jama'ah. Ideologi tersebut merupakan sebuah pola pikir yang akan memberikan kedamaian dan keramahan.
“Mahasiswa Unusa harus membantu penguatan program-program di Jawa Timur dan Program-program penguatan nasional. Karena Unusa berperan serta dalam membawa Islam yang ramah dan damai,” tuturnya.
Dalam kesempatan ini, Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa memberikan sambutan di acara pengukuhan mahasiswa baru Unusa. Kofifah mengapresiasi terlaksananya pengukuhan mahasiswa baru Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya (Unusa) tahun akademik 2020-2021. (Baca juga: Rektor UI: Ini 10 Kompetensi Utama yang Harus Dimiliki Mahasiswa )
Dalam kesempatan itu, Khofifah berpesan agar mahasiswa Unusa mensukseskan visi dan misi Unusa dalam menyiapkan generasi rahmatan lil alamin. Unusa, kata Khofifah mengemban ideologi Nahdlatul Ulama yang menganut paham Ahlussunah wal jama'ah. Ideologi tersebut merupakan sebuah pola pikir yang akan memberikan kedamaian dan keramahan.
“Mahasiswa Unusa harus membantu penguatan program-program di Jawa Timur dan Program-program penguatan nasional. Karena Unusa berperan serta dalam membawa Islam yang ramah dan damai,” tuturnya.
Lihat Juga :