Ini Pesan Khofifah kepada 1.775 Mahasiswa Baru Unusa
Minggu, 18 Oktober 2020 - 03:31 WIB
Kepala LLDIKTI Wilayah VII Jawa Timur, Prof. Suprapto, menyampaikan bahwa Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya (UNUSA) merupakan perguruan tinggi keagamaan Islam swasta binaan Nahdlatul Ulama yang didirikan oleh Yayasan Rumah Sakit Islam Surabaya (YARSIS). Sampai saat ini Unusa tetap konsisten dalam pemerataan bidang pendidikan, tidak hanya yang kaya saja bisa masuk Unusa. Namun, Unusa juga memberikan porsi kepada masyarakat kurang mampu. (Baca juga: Jadi Wisudawan Termuda ITS, Ini Perasaan Dimas Lulus di Usia 19 Tahun )
“Saya yakin ke depannya di usia ke 10 tahun, Unusa akan menjadi kampus terbaik di Indonesia. Di usia yang ke 7 tahun saja, berbagai prestasi telah ditorehkan Unusa,” ungkapnya.
Sementara itu, Rektor Unusa, Prof. Achmad Jazidie, menyampaikan bahwa tahun ini pengukuhan mahasiswa baru Unusa ada yang berbeda. Pengukuhan dilaksanakan secara virtual dan ada 4 mahasiswa baru dari Timor Leste. Mereka adalah Muslim Jakar (S1 Manajemen), Adnan Manuel (S1 Keperawatan), Nofa Amalia Soares (S1 Keperawatan), Koiru Nisa R Costa (S1 Keperawatan).
Disisi lain, lanjut Jazidie, perkembangan abad ke-21 ini memunculkan society 5.0 sebagai super smart society, serta perkembangan sains dan teknologi dalam berbagai aspek kehidupan dan berdampak pada tuntutan kompetensi para mahasiswa.
“Keterampilan abad 21 membuat mahasiswa hidup dan tinggal dalam lingkungan dengan percepatan kemajuan teknologi dan informasi yang sangat tinggi disertai pola-pola komunikasi dan kolaborasi yang baru. Keterampilan di abad ke-21 membuat mahasiswa harus memiliki keterampilan 4C (Creative, Critical, Collaborative, and Communication),” pungkasnya.
“Saya yakin ke depannya di usia ke 10 tahun, Unusa akan menjadi kampus terbaik di Indonesia. Di usia yang ke 7 tahun saja, berbagai prestasi telah ditorehkan Unusa,” ungkapnya.
Sementara itu, Rektor Unusa, Prof. Achmad Jazidie, menyampaikan bahwa tahun ini pengukuhan mahasiswa baru Unusa ada yang berbeda. Pengukuhan dilaksanakan secara virtual dan ada 4 mahasiswa baru dari Timor Leste. Mereka adalah Muslim Jakar (S1 Manajemen), Adnan Manuel (S1 Keperawatan), Nofa Amalia Soares (S1 Keperawatan), Koiru Nisa R Costa (S1 Keperawatan).
Disisi lain, lanjut Jazidie, perkembangan abad ke-21 ini memunculkan society 5.0 sebagai super smart society, serta perkembangan sains dan teknologi dalam berbagai aspek kehidupan dan berdampak pada tuntutan kompetensi para mahasiswa.
“Keterampilan abad 21 membuat mahasiswa hidup dan tinggal dalam lingkungan dengan percepatan kemajuan teknologi dan informasi yang sangat tinggi disertai pola-pola komunikasi dan kolaborasi yang baru. Keterampilan di abad ke-21 membuat mahasiswa harus memiliki keterampilan 4C (Creative, Critical, Collaborative, and Communication),” pungkasnya.
(mpw)
Lihat Juga :