Kendalikan Sampah Depok, SKSG UI Inisiasi Program Peduli Lingkungan
Minggu, 25 Oktober 2020 - 12:48 WIB
Made Urmylla mengungkapkan, hal yang harus dilakukan dalam pengelolaan sampah adalah dengan 4R, yaitu Reduce, Reuse, Recycle, dan Replace. Kita sebisa mungkin mengurangi produksi sampah dengan contoh hal kecil. “Misalnya menghabiskan makanan, menggunakan kembali barang-barang agar tidak menjadi sampah, kemudian mendaur ulang sampah sehingga menjadi sesuatu yang bermanfaat, dan yang terakhir adalah mengganti pemakaian barang yang biasa kita pakai dengan barang yang ramah akan lingkungan,” katanya. (Baca juga: 8 Kali Boyong Piala Bergilir, UI Pertahankan Juara Umum Ajang Gemastik 2020 )
Sementara itu I’in juga memaparkan hal yang perlu diubah adalah mindset kita terkait dengan pemikiran yang masa bodoh terhadap lingkungan. “Penyakit NIMBY (Not In My Back Yard) atau sikap tidak peduli merupakan hal yang paling pertama untuk diubah,” katanya.
Kesempatan terakhir di sampaikan oleh Ibu Endah. Menurutnya, yang harus dilakukan dalam pengelolaan sampah adalah aksi, salah satunya adalah aksi memilah sampah. Pihaknya sudah melakukan pemilahan sampah baik sampah organik, daur ulang, dan residu.
"Sampah organik yang dikumpulkan warga akan kita tukar dengan pupuk, begitupun sampah non organik dapat ditukar juga dengan pot bunga. Jadi, yang diangkut oleh Dinas Kebersihan untuk di bawa ke TPA hanya sampah residu” jelasnya. (Baca juga: Anies Perpanjang Masa PSBB Transisi Jakarta hingga 8 November 2020 )
Pengedukasian seperti yang sudah dilakukan oleh Ibu Endah yang akan diterapkan oleh kelompok mahasiswa kepada Kelurahan Tirtajaya, dengan melibatkan anak-anak dan remaja di wilayah tersebut untuk berpartisipasi memilah sampah.
Sementara itu I’in juga memaparkan hal yang perlu diubah adalah mindset kita terkait dengan pemikiran yang masa bodoh terhadap lingkungan. “Penyakit NIMBY (Not In My Back Yard) atau sikap tidak peduli merupakan hal yang paling pertama untuk diubah,” katanya.
Kesempatan terakhir di sampaikan oleh Ibu Endah. Menurutnya, yang harus dilakukan dalam pengelolaan sampah adalah aksi, salah satunya adalah aksi memilah sampah. Pihaknya sudah melakukan pemilahan sampah baik sampah organik, daur ulang, dan residu.
"Sampah organik yang dikumpulkan warga akan kita tukar dengan pupuk, begitupun sampah non organik dapat ditukar juga dengan pot bunga. Jadi, yang diangkut oleh Dinas Kebersihan untuk di bawa ke TPA hanya sampah residu” jelasnya. (Baca juga: Anies Perpanjang Masa PSBB Transisi Jakarta hingga 8 November 2020 )
Pengedukasian seperti yang sudah dilakukan oleh Ibu Endah yang akan diterapkan oleh kelompok mahasiswa kepada Kelurahan Tirtajaya, dengan melibatkan anak-anak dan remaja di wilayah tersebut untuk berpartisipasi memilah sampah.
Lihat Juga :