Kemendikbud: Peran Pelajar SMK untuk Bangun Desa Sangat Tinggi
Selasa, 27 Oktober 2020 - 14:25 WIB
Dia menuturkan, saat ini jumlah desa ada 74.000 jumlahnya. Sementara SMK yang beroperasi di Indonesia ada 14.0000. "Andaikan satu SMK bisa bersama-sama mendampingi dan bekerja sama dengan desa 1 banding 5, ini hal yang sangat baik lagi. Dari sekitar 5 juta anak SMK dengan 75.000 Desa maka ini juga potensi yang sangat besar sekali bagi pengembangan negeri ini," ujar Bakhrun. (Baca juga: Digadang sebagai Pengganti UN, Konsep Asesmen Nasional Masih Tak Jelas )
Bakhrun menjelaskan, dalam rangka memperingati Hari Sumpah Pemuda dengan tema besar Bersatu dan Bangkit maka pemuda sebagai warga negara dan harus bisa bangkit untuk membangun bangsa. Saat ini, katanya, disaat pandemi menerpa maka harus ada perubahan pola pikir. Yakni jangan memberi permasalahan bagi bangsa melainkan dapat memberikan solusi bagi permasalahan bangsa ini.
Bahkrun berpendapat, para pelajar SMK yang masih menikmati masa muda ini harus bisa mengisi kekosongan dengan karya dan inovasi. Jangan mengisi masa muda dengan hal yang tidak bermanfaat, katanya, namun berkumpul dan berdiskusi untuk mengembangkan masa depan bangsa Indonesia dengan karya-karya yang dimiliki.
"Utamanya pembangunan di dalam pengembangan desa. Untuk itu dengan adanya peringatan Sumpah Pemuda yang ke 92 ini bersatu untuk bangkit dan SMK berkarya untuk negeri ini menjadi satu tujuan kita bersama," pungkas Bakhrun.
Bakhrun menjelaskan, dalam rangka memperingati Hari Sumpah Pemuda dengan tema besar Bersatu dan Bangkit maka pemuda sebagai warga negara dan harus bisa bangkit untuk membangun bangsa. Saat ini, katanya, disaat pandemi menerpa maka harus ada perubahan pola pikir. Yakni jangan memberi permasalahan bagi bangsa melainkan dapat memberikan solusi bagi permasalahan bangsa ini.
Bahkrun berpendapat, para pelajar SMK yang masih menikmati masa muda ini harus bisa mengisi kekosongan dengan karya dan inovasi. Jangan mengisi masa muda dengan hal yang tidak bermanfaat, katanya, namun berkumpul dan berdiskusi untuk mengembangkan masa depan bangsa Indonesia dengan karya-karya yang dimiliki.
"Utamanya pembangunan di dalam pengembangan desa. Untuk itu dengan adanya peringatan Sumpah Pemuda yang ke 92 ini bersatu untuk bangkit dan SMK berkarya untuk negeri ini menjadi satu tujuan kita bersama," pungkas Bakhrun.
(mpw)
Lihat Juga :