51 Tim Paduan Suara Perguruan Tinggi akan Adu Suara di Pesparawi

Senin, 02 November 2020 - 18:02 WIB
“Ini bagian kontribusi nyata kami untuk perkembangan kemahasiswaan dan pendidikan karakter melalui lagu-lagu rohani,” ujarnya. (Baca juga: Tingkatkan Mutu, LIPI Terima CPNS Diaspora Peneliti untuk Berkarya di Tanah Air )

Pesparawi pada tahun ini dilakukan menggunakan dua metode yaitu metode penilaian choir forensik dan choir artistic. Kedua metode ini dilakukan agar panitia bisa menentukan juara-juara seobjektif mungkin. Rektor mengatakan, untuk penilaian dilakukan dengan melihat video rekaman dari masing-masing tim. Video tersebut didengarkan oleh para juri forensik yang akan menilai kevalidan suara dan juga skill vokal mereka. Selain itu juga penilaian dilihat juga dari kekompakan dan juga penampilan. Dewan juri juga akan menilai dari nilai atau values dari lagu yang dibawakan.

“Jadi nanti penilaiannya tak hanya suara tapi juga penampilan, kekompakan, kebersamaan dan juga nilai atau values dari lagu yang dibawakan. Jadi tidak semata-mata lagu bagus. Karena ini kan lagu rohani maka unsur rohani juga menjadi bagian penting untuk dinilai,” imbuhnya.
(mpw)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!