Kembangkan Bio Material tentang Bambu, UP Jadi Rujukan Peneliti LN

Jum'at, 06 November 2020 - 07:24 WIB
FT UP mengembangkan penelitian tentang bambu dan menarik perhatian peneliti dari University of Applied Sciences Beuth, Berlin Jerman. Foto/Dok/Humas UP
JAKARTA - Fakultas Tehnik Universitas Pancasila mengembangkan penelitian tentang bambu. Penelitian ini bahkan menarik peneliti luar negeri yaitu, dari University of Applied Sciences Beuth, Berlin Jerman untuk ikut meneliti. “Peneliti Jerman takjub karena kami mengembangkan tehnik menyambung bambu,” kata Dekan Fakultas Tehnik UP (FTUP), Budhi M Suyitno, Kamis (5/11/2020).

Dikatakan bahwa bambu menjadi sumber bio material yang dapat dimanfaatkan untuk industri. Diketahui bahwa saat ini sudah ada produk fashion yang terbuat dari material bambu. Potensi yang dimiliki di Indonesia ini haruslah dikembangkan dengan sangat baik. “Disana (Jerman) bambu kan import, kalau kita tidak. Bambu kualitas kita lebih bagus dan ini jika dikembangkan dengan baik bisa menjadi nilai lebih,” paparnya. (Baca juga: Dua Profesor ITB Dapat Penghargaan Internasional atas Penelitian Sains )



Selain itu pihaknya juga mengembangkan ijuk dan serat pisang serta pengembangan energi baru terbarukan (EBT). Tujuannya adalah menjadikan lingkungan asri dan mandiri energi. Pihaknya pun terus menjalin kerjasama dengan pemerintah maupun luar negeri untuk terus melakukan pengembangan penelitian.

“Sejalan dengan program pemerintah dalam pelestarian lingkungan, Fakultas Teknik Universitas Pancasila menyelengggarakan webinar internasional series dengan tema green innovation, yang pelaksanaannya green innovation tersebut disesuai bidang keilmuan Program Studi Teknik yang ada di lingkungan Fakultas,” ungkapnya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!