Melalui Dosen Penggerak, Kemendikbud Ingin Hasilkan SDM Unggul

Selasa, 10 November 2020 - 00:05 WIB
"Inilah yang menjadikan kita harus berbenah dan melakukan disrupsi diri agar bisa melakukan adaptasi cepat. Melakukan transformasi cepat perguruan tinggi kita dengan kebutuhan masyarakat 5.0. Yaitu masyarakat yang hidup berdampingan dengan teknologi dan masyarakat yang penuh kreatifitas karena perekonomian kedepan akan ditentukan dengan kreatifitas dan inovasi dari SDM," jelasnya. (Baca juga: Tercepat dalam Lintasan, Tim ITS Juarai Kontes Kapal Cepat Tak Berawak )

Oleh karena itu, ujarnya, Kemendikbud pun berharap peran dosen bisa bergeser menjadi pendamping mahasiswa atau kopilot. Nizam menuturkan, kopilot bagi mahasiswa untuk menjelajahi kompetensinya, mengembangkan dirinya, menjelajah ilmu pengetahuan dan teknologi. Selain itu juga keduanya dapat bersama-sama berkreasi melalui ilmu dan teknologi.

"Peran kopilot ini tentu tidak mudah. Peran kopilot ini jauh lebih kompleks dan butuh kesungguhan, passion dari dosen. Ketika mendampingi mahasiswa menjelajah dunia masa depannya. Tapi itu sangat dibutuhkan agar kita bisa melahirkan manusia unggul, kreatif, inovatif dan pnya kompetensi yang sesuai dengan yang dibutuhkan ketika memasuki dunia kerja yang dicita-citakan," ujarnya.

Sementara itu, Direktur Sumber Daya Ditjen Dikti Kemendikbud Sofwan Effendi mengatakan, sosialisasi ini dilakukan agar terjadi kolaborasi antara dosen dan mahasiswa dalam melaksanakan Merdeka Belajar:Kampus Merdeka. Dia menjelaskan, Dosen Penggerak dalam Tridharma pergurua tinggi sudah ditetapkan melalui Permendikbud No 3/2020. Dosen pun diharapkan bisa mendampingi mahasiswa dalam Tridharma khususnya untuk kegiatan di luar kampus.
(mpw)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!