Wakili Asia, Itenas Bandung Juara 3 ChemCar Competition 2020 Jerman

Rabu, 11 November 2020 - 11:02 WIB
"Namun, perubahan tersebut tidak membuat semangat Veloxymic turun," ujar Nur Alim di Bandung, Rabu (11/11/2020).

Nur Alim menuturkan, Tim Veloxymic awalnya menyiapkan prototipe mobil yang bergerak karena adanya tekanan gas oksigen dari reaksi kimia ini dengan mengacu pada mobil kimia pertama mereka, yakni Pramakarsa.

Namun, kata Nur Alim, penyelenggara kompetisi menetapkan regulasi dimana prototype mobil harus single action/one touch di starting line, sehingga harus mengubah konsep untuk starting menjadi one touch.

"Pramakarsa memiliki beberapa tahapan yang harus dilakukan atau lebih dari action/touch pada starting line, sehingga kami perlu melakukan modifikasi," ujarnya. (Baca juga: Masa Tugas Berakhir, Unpad Jaring Anggota MWA dari Unsur Masyarakat )

Meski begitu, kendala tersebut akhirnya dapat diantisipasi dengan mengaplikasikan ilmu keteknik-kimiaan, khususnya di bidang piping and instrument.

"Tim memasang check valve pada bagian atas reaktor (tempat injeksi reaktan), sehingga dapat menjadi one action di starting line," terangnya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!