Mahasiswa UIN Yogya Buat Aplikasi Pertanian Digital Smartfarming Hidroponik

Senin, 16 November 2020 - 18:49 WIB
Padahal, kebutuhan pangan semakin meningkat. Kondisi tersebut dapat mengancam ketahanan pangan masyarakat Indonesia. Sehingga harus ada solusi. “Itulah dasar membuat aplikasi ini,” kata Imelda, Senin (16/11/2020). (Baca juga: Salut! Tim ITB Raih Prestasi Tingkat Dunia di Huawei ICT Competition 2020 )

Muhamad Faqih Ulinuha menjelaskan aplikasi ini dibuat dengan mengintegrasikan beberapa sensor. Yaitu soil moisture (kelembaban tanah), DHT11 (suhu dan kelembaban udara), sensor pH, keran selonoid valve (keran air otomatis), kamera dan modul Wi-Fi (NodeMCU) pada tanaman hidroponik.

Sistem ini dapat digunakan sebagai sarana pemantauan dan juga pengendalian budidaya tanaman hidroponik secara jarak jauh tanpa harus pengguna berada di lahan hidroponik dengan bantuan teknologi internet of things (IoT). Sehingga dengan alat digital ini mamudahkan siapapun yang ingin bercocok tanam dengan sistem hidroponik.

“Kami berharap alat ini dapat mengunggah minat generasi muda bertani, khususnya hidroponik dan meningkatkan produtivitas pertanian serta ketahanan pangan,” harapnya.
(mpw)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!