Inovator IPB University Segera Gabung dengan Kedai Reka
Selasa, 01 Desember 2020 - 23:04 WIB
“Ada 14 topik dari IPB University yang sudah didanai tahun ini dalam program Prioritas Riset Nasional (PRN) untuk tetap bertahan lima tahun ke depan. Untuk Kemendikbud, ada Kedai Reka dengan delapan Indikator Kinerja Utama (IKU). Apabila bisa dicapai oleh perguruan tinggi maka akan mendapatkan insentif, matching fund dan competitive fund. Sejauh mana IPB University memiliki inovasi yang sudah memiliki tingkat kesiapterapan teknologi (TKT) 7-8. LKST adalah lembaga untuk mencarikan mitra industri untuk inovasi-inovasi para dosen IPB University. Kami optimis akan mendapatkan dana matching fund dari Kemendikbud,” ujarnya.(Baca juga: UGM Kembali Juara Umum Ajang Pekan Ilmiah Mahasiswa Nasiona 2020 )
Asisten Bidang Pengelolaan dan Komersialisasi Inovasi LKST IPB University Roza Yusfiandayani, yang bertindak sebagai moderator menyampaikan bahwa para inovator IPB University dapat mendaftarkan diri dan mengunggah dokumen dari inovasi berupa brosur, leaflet dan video inovasinya di platform Kedai Reka secepatnya.
“Saat ini sudah ada 1000 inovator dan 150 industri yang sudah bergabung di Kedai Reka. Setelah bergabung di Kedai Reka, inovator dapat membuat proposal dengan industri dan kemudian menyampaikan proposal matching fund ke Kemendikbud,” terangnya.
Asisten Bidang Pengelolaan dan Komersialisasi Inovasi LKST IPB University Roza Yusfiandayani, yang bertindak sebagai moderator menyampaikan bahwa para inovator IPB University dapat mendaftarkan diri dan mengunggah dokumen dari inovasi berupa brosur, leaflet dan video inovasinya di platform Kedai Reka secepatnya.
“Saat ini sudah ada 1000 inovator dan 150 industri yang sudah bergabung di Kedai Reka. Setelah bergabung di Kedai Reka, inovator dapat membuat proposal dengan industri dan kemudian menyampaikan proposal matching fund ke Kemendikbud,” terangnya.
(mpw)
Lihat Juga :