Peneliti Fakultas Biologi UGM Kembangkan Citra Labu Gama

Kamis, 07 Januari 2021 - 16:11 WIB
“Citra LaGa juga memiliki keunikan karena dikembangkan dalam tiga macam bentuk yaitu bentuk gitar, bentuk barbel atau paprika dan bentuk leher angsa atau ular,” kata Budi dalam keterangan tertulisya, Rabu (6/1/2021). (Baca juga: Lahirkan Inovasi, 287 Industri-Perguruan Tinggi Bersinergi )

Menurut Budi untuk labu dengan bentuk gitar umumnya lebih disukai konsumen kelas atas-menengah Bentuk barbel atau paprika lebih digemari kalangan menengah-atas dan untuk bentuk angsa atau ular banyak disukai oleh masyarakat umum (menengah-bawah).

“Kami kembangkan 3 bentuk agar konsumen punya pilihan sebab selama ini bentuk banyak ditentukan oleh para tengkulak,” terang Dekan Fakultas Biologi UGM itu.

Budi menambahkan, Citra LaGa ini tahan terhadap serangan Begomovirus yang banyak menyerang tanaman labu dibandingkan varietas impor. Hasil tersebut diperoleh setelah dilakukan penelitian terhadap empat varietas labu susu yakni varietas dari China, varietas dari Jepang, varietas dari Belanda, dan Citra Laga. Varietas dari China lebih mudah terinfeksi Begomovirus dan diikuti varietas dari Jepang, varietas dari Belanda, dan terakhir varietas Citra LaGa.

“Dengan begitu labu susu Citra LaGa menjadi varietas yang lebih tahan terhadap Begomovirus daripada tiga varietas lainnya,” jelasnya
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!