Unpad Siapkan Strategi untuk Tingkatkan Peringkat di Webometrics
Jum'at, 29 Januari 2021 - 14:26 WIB
Menurut Arif, tahun ini indikator penilaian Webometrics jauh lebih ketat. Pengetatan ini berdampak pada hasil penilaian. Dari tiga indikator yang dinilai, indikator excellence Unpad memiliki peringkat yang baik, yaitu menduduki peringkat 9 dengan poin 1427. Baca juga: ITS Melesat ke Peringkat 3 Universitas Terbaik di Indonesia versi Webometrics
Namun, Unpad perlu mengejar peningkatan kinerja untuk indicator openness atau transparansi data. Salah satu yang perlu diperbaiki adalah data pada Google Scholar. Arif menjelaskan, banyak data penelitian dari luar Unpad yang diklaim menjadi karya ilmiah dosen Unpad di Google Scholar.
Hal ini merupakan implikasi dari sistem otomatisasi Google yang menampilkan daftar karya ilmiah yang menyesuaikan data nama pembuatnya. Bisa jadi, ada dosen dengan nama sama sehingga walaupun ada karya penelitian yang tidak dilakukan olehnya, akan masuk sebagai bagian dari karya ilmiah yang ditampilkan.
Kepala Kantor Internasional Unpad dr. Ronny, M.Kes., AIFO, PhD, mengatakan, Unpad perlu belajar dari kesalahan yang harus diperbaiki. Secara konsep, Webometrics merupakan pemeringkatan yang menilai kinerja platform website perguruan tinggi. Baca juga: 15 Universitas Terfavorit di SBMPTN 2020, UGM Paling Diminati
Berbeda dengan pemeringkatan lain, Webometrics tidak menilai berdasarkan data yang diunggah, tetapi langsung menilai kondisi platform perguruan tinggi dari jagad maya. “Semangat dan koordinasi universitas-fakultas berperan besar,” kata Ronny.
Namun, Unpad perlu mengejar peningkatan kinerja untuk indicator openness atau transparansi data. Salah satu yang perlu diperbaiki adalah data pada Google Scholar. Arif menjelaskan, banyak data penelitian dari luar Unpad yang diklaim menjadi karya ilmiah dosen Unpad di Google Scholar.
Hal ini merupakan implikasi dari sistem otomatisasi Google yang menampilkan daftar karya ilmiah yang menyesuaikan data nama pembuatnya. Bisa jadi, ada dosen dengan nama sama sehingga walaupun ada karya penelitian yang tidak dilakukan olehnya, akan masuk sebagai bagian dari karya ilmiah yang ditampilkan.
Kepala Kantor Internasional Unpad dr. Ronny, M.Kes., AIFO, PhD, mengatakan, Unpad perlu belajar dari kesalahan yang harus diperbaiki. Secara konsep, Webometrics merupakan pemeringkatan yang menilai kinerja platform website perguruan tinggi. Baca juga: 15 Universitas Terfavorit di SBMPTN 2020, UGM Paling Diminati
Berbeda dengan pemeringkatan lain, Webometrics tidak menilai berdasarkan data yang diunggah, tetapi langsung menilai kondisi platform perguruan tinggi dari jagad maya. “Semangat dan koordinasi universitas-fakultas berperan besar,” kata Ronny.
Lihat Juga :