Jawab Kebutuhan Dunia Industri, UI Buka Prodi D4 Produksi Media
Senin, 08 Februari 2021 - 22:27 WIB
Ia menjelaskan, kehadiran prodi ini menjawab kebutuhan dunia industri saat ini. Sebagaimana diketahui bahwa saat ini kita diterpa informasi yang sangat banyak dari berbagai media massa. Maka, skill serta kreativitas untuk menghasilkan karya-karya efektif untuk berbagai platform sangat dibutuhkan.
Ketua Program Studi Produksi Media Dr. Rahmi Setiawati menambahkan, dengan berbagai kompetensi yang diberikan, lulusan program studi ini berpotensi bekerja di instansi pemerintahan maupun swasta, misalnya di perusahaan BUMN, stasiun televisi dan radio, agensi periklanan, agensi humas, perusahaan startup.
Baca juga: Tertarik Kuliah di ITS, Jangan Lewatkan Acara Ini
Dengan bidang yang dimasuki sebagai reporter, produser, penyiar, camera person, program director, account executive, media planner, marketing public relations, copywriter, graphic designer, juga entrepreneur di bidang kehumasan, periklanan, dan penyiaran multimedia.
Rahmi menjelaskan, saat ini kita ada di era konvergensi dimana batas antara produsen konten dan konsumen sangat tipis dan bisa saling berkomunikasi. Kondisi ini menuntut kemampuan beradaptasi yang baik dari professional untuk menyuguhkan konten yang bukan hanya menarik.
Ketua Program Studi Produksi Media Dr. Rahmi Setiawati menambahkan, dengan berbagai kompetensi yang diberikan, lulusan program studi ini berpotensi bekerja di instansi pemerintahan maupun swasta, misalnya di perusahaan BUMN, stasiun televisi dan radio, agensi periklanan, agensi humas, perusahaan startup.
Baca juga: Tertarik Kuliah di ITS, Jangan Lewatkan Acara Ini
Dengan bidang yang dimasuki sebagai reporter, produser, penyiar, camera person, program director, account executive, media planner, marketing public relations, copywriter, graphic designer, juga entrepreneur di bidang kehumasan, periklanan, dan penyiaran multimedia.
Rahmi menjelaskan, saat ini kita ada di era konvergensi dimana batas antara produsen konten dan konsumen sangat tipis dan bisa saling berkomunikasi. Kondisi ini menuntut kemampuan beradaptasi yang baik dari professional untuk menyuguhkan konten yang bukan hanya menarik.
Lihat Juga :