Sejumlah Alumni ITB Ragukan Sistem I-voting Pemilu IA ITB

Selasa, 09 Maret 2021 - 21:43 WIB
Anggota Spirit Indonesia lain, Noor Cholis, juga menyoroti sistem i-voting sebagai satu-satunya kanal yang diberikan kepada alumni ITB untuk memilih ketua umum. “Ini sangat berisiko dan tidak lazim. Padahal, seharusnya diberikan juga opsi memilih langsung di TPS, pemilihan melalui surat fisik, dan surat elektronik alias email,” tutur Noor.

Baca juga: FHUI Dinyatakan sebagai Fakultas Hukum Terbaik di Indonesia

Selain terkesan belum siap, ternyata pengembang sistem i-voting pemilu IA ITB juga belum diketahui rekam jejaknya dalam penyelanggaraan i-voting.

Budi Raharjo, auditor IT yang bertugas mengawal sistem keamanan i-voting pemilu IA ITB mengatakan, sistem i-voting pemilu IA ITB memang belum sepenuhnya aman. “Kalau diminta menilai skor dari 1 sampai 10, saya kasih skor 7. Ini setara dengan nilai C,” ujar Budi.

Meski auditor memberikan skor 7, sampai Senin malam, status sistem i-voting masih belum selesai. Sistem tersebut juga belum mendapatkan uji sahih dari para pihak berkepentingan, terutama dari timses kedelapan kandidat ketua umum IA ITB.

Baca juga: Ini 8 Kegiatan Kampus Merdeka yang Bisa Diambil Mahasiswa
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!