FKG Unair Masuk 3 Terbaik di Indonesia versi Scimago Institutions Rankings
Kamis, 29 April 2021 - 12:29 WIB
Agung menuturkan, penilaian SIR didasarkan pada 3 faktor. Pertama adalah faktor riset dengan bobot 50 %. Inovasi 30 %, serta akses keterbukaan masyarakat dalam hal terkait publikasi sebanyak 20 %.
Terkait kategori riset misalnya, lanjut Agung, penilaian menyangkut jumlah jurnal dan kolaborasi internasional. Keterbukaan akses jurnal dan jumlah publikasi yang dikaitkan dengan banyaknya sitasi juga diamati.
Baca juga: 10 Universitas Terbaik Indonesia Masuk Peringkat Dunia versi THE Impact Rankings 2021
Sedangkan inovasi, ujarnya, penilaiannya terkait banyaknya hak paten dan dampak teknologi yang dikaitkan dengan hasil publikasi (Sustainable Development Goals, Red). “Pada tahun 2021, Alhamdulillah kita sudah sampai 649 sitasi. Kalau terkait jumlah jurnal, tergolong tinggi juga di FKG,” paparnya.
Agung menandaskan, FKG UNAIR akan terus berupaya memperbaiki diri. Cakupan jumlah jurnal dan kolaborasi internasional akan ditingkatkan. Ia juga akan menyoroti keterbukaan akses jurnal serta jumlah publikasi berkualitas.
Terkait kategori riset misalnya, lanjut Agung, penilaian menyangkut jumlah jurnal dan kolaborasi internasional. Keterbukaan akses jurnal dan jumlah publikasi yang dikaitkan dengan banyaknya sitasi juga diamati.
Baca juga: 10 Universitas Terbaik Indonesia Masuk Peringkat Dunia versi THE Impact Rankings 2021
Sedangkan inovasi, ujarnya, penilaiannya terkait banyaknya hak paten dan dampak teknologi yang dikaitkan dengan hasil publikasi (Sustainable Development Goals, Red). “Pada tahun 2021, Alhamdulillah kita sudah sampai 649 sitasi. Kalau terkait jumlah jurnal, tergolong tinggi juga di FKG,” paparnya.
Agung menandaskan, FKG UNAIR akan terus berupaya memperbaiki diri. Cakupan jumlah jurnal dan kolaborasi internasional akan ditingkatkan. Ia juga akan menyoroti keterbukaan akses jurnal serta jumlah publikasi berkualitas.
Lihat Juga :