Hardiknas 2021, JSIT Berkomitmen Terus Perjuangkan Dunia Pendidikan

Senin, 03 Mei 2021 - 02:06 WIB
"Pergantian menteri pendidikan dengan latar belakang kompetensi yang berbeda-beda, juga bagian dari ikhtiar untuk menghasilkan pendidikan yang berkualitas. Berbagai konsep dan kebijakan pendidikan telah dilakukan dengan baik sesuai periode dan masa kepemimpinannya. Bagaimana hasilnya? dan upaya apa yang harus dilakukan?" ungkapnya.

Menurutnya, pergantian bentuk dan nama Kementerian juga menyesuaikan pada bergantinya kurikulum pendidikan, model implementasi mulai RSBI, akselerasi, pendidikan vokasi, serta sekolah rujukan.

"Disamping itu, berbagai program mulai Akreditasi Nasional dan Internasional, Sertifikasi Guru atau Tenaga Pendidik, Diklat atau Training Tenaga Pengajar, Pelatih Ahli, Organisasi Penggerak dan Guru Penggerak, Beasiswa Guru dan Kepala Sekolah Berprestasi, Bidik Misi bahkan untuk mengakses pendidikan di daerah terpencil Kemendikbud mencanangkan Program 3 T untuk wilayah tertinggal, terdepan dan terluar. Lalu, upaya apa yang harus dilakukan?" urai Zahri.

Zahri melanjutkan, untuk mewujudkan pendidikan yang berkualitas saat ini Kemendikbud Ristek membuat sebuah Peta Jalan Pendidikan Nasional guna mewujudkan Merdeka Belajar dan Kampus Merdeka.

"Setiap program dan kebijakan telah menambah kemajuan dibidang pendidikan dari masa ke masa, dan sudah banyak hal yang telah dicapai dalam setiap dekade waktu tersebut. Apakah ini telah mencerminkan bahwa cita-cita kemerdekaan dibidang pendidikan telah tercapai? Tentu saja belum," ujarnya.

"Karena hingga hari ini Indonesia masih tergolong sebagai negara berkembang, belum menjadi suatu negara maju, sejajar dengan bangsa-bangsa lain yang telah mencapainya. Untuk itu pada semua pihak, mari teruslah berjuang," pungkasnya.
(maf)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!