Shahnawaz Backer: Begini Cara Kerja Peretas dalam Membobol Sistem Keamanan Siber
Senin, 07 Juni 2021 - 13:22 WIB
Baca juga: Memprihatinkan, Peringkat Perguruan Tinggi Indonesia Terjun Bebas Tertinggal Jauh dari Malaysia
Lebih jauh, Backer juga menerangkan bahwa data pengguna yang bocor ini dapat disalahgunakan oleh peretas, misalnya menjual data pada marketplace. Peretas juga dapat menyalahgunakan data pengguna untuk kepentingan pribadinya.
Walau begitu, meretas bukanlah suatu hal yang mudah karena sistem keamanan dibuat dengan proteksi berlapis. Selain yang telah disebutkan, sistem keamanan biasanya menerapkan algoritma hashing satu arah pada kata sandi sehingga satu-satunya cara untuk membobolnya adalah dengan melakukan reverse engineering.
Pada akhir webinar, Backer membagikan strategi, hal-hal yang perlu diperhatikan, dan alat-alat yang dapat digunakan oleh insinyur sistem keamanan untuk meningkatkan proteksi terhadap data-data pengguna. Sebagai pengguna, beberapa tindakan preventif yang dapat dilakukan adalah membuat kata sandi dengan banyak karakter unik dan mengganti kata sandi secara berkala.
Lebih jauh, Backer juga menerangkan bahwa data pengguna yang bocor ini dapat disalahgunakan oleh peretas, misalnya menjual data pada marketplace. Peretas juga dapat menyalahgunakan data pengguna untuk kepentingan pribadinya.
Walau begitu, meretas bukanlah suatu hal yang mudah karena sistem keamanan dibuat dengan proteksi berlapis. Selain yang telah disebutkan, sistem keamanan biasanya menerapkan algoritma hashing satu arah pada kata sandi sehingga satu-satunya cara untuk membobolnya adalah dengan melakukan reverse engineering.
Pada akhir webinar, Backer membagikan strategi, hal-hal yang perlu diperhatikan, dan alat-alat yang dapat digunakan oleh insinyur sistem keamanan untuk meningkatkan proteksi terhadap data-data pengguna. Sebagai pengguna, beberapa tindakan preventif yang dapat dilakukan adalah membuat kata sandi dengan banyak karakter unik dan mengganti kata sandi secara berkala.
(mpw)
Lihat Juga :