Konsisten, ITS Masuk Jajaran Kampus Terbaik di Indonesia versi QS WUR 2022
Rabu, 09 Juni 2021 - 23:59 WIB
Kendati demikian, Rulli mengungkapkan jika ITS masih harus terus berbenah untuk memperbaiki pada aspek-aspek yang lain. “Tinggi atau tidak itu sebenarnya relatif, namun yang lebih penting adalah bagaimana upaya perbaikan yang terus dilakukan dan berdampak pada peningkatan kinerja ITS di semua bidang,” katanya melalui siaran pers, Rabu (9/6).
Selain kedua aspek tersebut, QS WUR juga menilai pada aspek yang lain seperti Academic Reputation, Employer Reputation, Faculty Student Ratio, dan Citations per Faculty. Academic Reputation dan Employer Reputation diukur melalui survei terhadap akademisi dan mitra kerja ITS, baik luar negeri maupun dalam negeri. Hasil survei dihitung dalam kurun waktu lima tahun terakhir.
Baca juga: UGM Tetap Jadi Kampus Terbaik di Indonesia versi QS World University Rankings
Setiap tahunnya, Rulli melanjutkan, ITS harus menyetorkan 400 nama baru untuk Academic Peer dan Employer Peer. Upaya perbaikan untuk meningkatkan Academic Reputation dan Employer Reputation sudah dilakukan mulai 1-2 tahun terakhir.
Mengenai Employer Peer, lanjut Rulli, ITS terus melakukan pendekatan ke para alumni dan pengguna alumni ITS untuk mendukung ITS dalam pemeringkatan internasional ini. Sementara untuk Academic Peer, dibutuhkan peran dosen yang tidak hanya untuk menjalin hubungan kembali dengan mitra akademik yang ada, melainkan juga memperluas jaringan baru, sehingga dapat menominasikan nama mitra akademik baru setiap tahunnya.
Selain kedua aspek tersebut, QS WUR juga menilai pada aspek yang lain seperti Academic Reputation, Employer Reputation, Faculty Student Ratio, dan Citations per Faculty. Academic Reputation dan Employer Reputation diukur melalui survei terhadap akademisi dan mitra kerja ITS, baik luar negeri maupun dalam negeri. Hasil survei dihitung dalam kurun waktu lima tahun terakhir.
Baca juga: UGM Tetap Jadi Kampus Terbaik di Indonesia versi QS World University Rankings
Setiap tahunnya, Rulli melanjutkan, ITS harus menyetorkan 400 nama baru untuk Academic Peer dan Employer Peer. Upaya perbaikan untuk meningkatkan Academic Reputation dan Employer Reputation sudah dilakukan mulai 1-2 tahun terakhir.
Mengenai Employer Peer, lanjut Rulli, ITS terus melakukan pendekatan ke para alumni dan pengguna alumni ITS untuk mendukung ITS dalam pemeringkatan internasional ini. Sementara untuk Academic Peer, dibutuhkan peran dosen yang tidak hanya untuk menjalin hubungan kembali dengan mitra akademik yang ada, melainkan juga memperluas jaringan baru, sehingga dapat menominasikan nama mitra akademik baru setiap tahunnya.
Lihat Juga :