Borong Juara, ITS Harumkan Nama Bangsa di International Roboboat Competition
Selasa, 29 Juni 2021 - 00:30 WIB
Ketiga output inilah yang kemudian akan menjelaskan kinerja kapal, desain yang digunakan, dan juga teknologi yang diimplementasikan. “Jadi output ini akan menjelaskan bagaimana ketiga hal itu bisa berpengaruh dan membantu kapal nanti ketika menjalankan misi,” katanya melalui siaran pers, Senin (28/6).
Baca juga: Lambungkan Nama Indonesia, PENS Juarai 4 Kompetisi Bergengsi Tingkat Dunia
Marisa menambahkan, terdapat enam misi yang harus dijalankan oleh Nala Poseidon, yaitu Mandatory Navigation Channel, Speed Gate, Obstacle Channel, Obstacle Field, Acoustic Docking, dan Object Delivery.
Semua misi yang ada merupakan sebuah pemodelan dari masalah yang terjadi secara rutin pada industri maritim. “Melalui Technical Design Report dan Skills Video, Barunastra ITS menjelaskan strateginya dalam menjalankan misi yang ada,” tutur mahasiswi asal Jakarta ini.
Meskipun dalam kondisi pandemi Covid-19 dan lomba yang diadakan secara daring, tidak menyurutkan semangat tim Barunastra dalam merancang Nala Poseidon. Pada perlombaan kali ini, para peserta tidak perlu membuat prototipe secara fisik, melainkan hanya sebuah desain kapal mutakhir untuk menjalankan misi yang ada.
Semua hasil karya tim yang terdiri dari 23 orang ini dapat diakses melalui situs barunastra.its.ac.id/IRC2021.html. Nala Poseidon sendiri merupakan pengembangan dari versi sebelumnya Nala G4. Nala Poseidon bisa mengerjakan semua misi dengan lancar sesuai dengan penjelasan pada Skills Video di situs tersebut.
Baca juga: Lambungkan Nama Indonesia, PENS Juarai 4 Kompetisi Bergengsi Tingkat Dunia
Marisa menambahkan, terdapat enam misi yang harus dijalankan oleh Nala Poseidon, yaitu Mandatory Navigation Channel, Speed Gate, Obstacle Channel, Obstacle Field, Acoustic Docking, dan Object Delivery.
Semua misi yang ada merupakan sebuah pemodelan dari masalah yang terjadi secara rutin pada industri maritim. “Melalui Technical Design Report dan Skills Video, Barunastra ITS menjelaskan strateginya dalam menjalankan misi yang ada,” tutur mahasiswi asal Jakarta ini.
Meskipun dalam kondisi pandemi Covid-19 dan lomba yang diadakan secara daring, tidak menyurutkan semangat tim Barunastra dalam merancang Nala Poseidon. Pada perlombaan kali ini, para peserta tidak perlu membuat prototipe secara fisik, melainkan hanya sebuah desain kapal mutakhir untuk menjalankan misi yang ada.
Semua hasil karya tim yang terdiri dari 23 orang ini dapat diakses melalui situs barunastra.its.ac.id/IRC2021.html. Nala Poseidon sendiri merupakan pengembangan dari versi sebelumnya Nala G4. Nala Poseidon bisa mengerjakan semua misi dengan lancar sesuai dengan penjelasan pada Skills Video di situs tersebut.
Lihat Juga :